Aceh Tamiang –Satupena.co.id: Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang secara resmi menutup masa penugasan Satuan Tugas (Satgas) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) melalui apel pelepasan yang berlangsung khidmat di Lapangan Basket Kota, Dusun Amalia, Kampung Kota Kualasimpang, Kamis (30/4/2026).
Apel tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, , dan turut didampingi Bupati Aceh Tamiang, . Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya pengabdian para praja IPDN yang telah bertugas membantu percepatan pemulihan daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Armia Pahmi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Dalam Negeri serta seluruh Satgas IPDN dari Gelombang I hingga Gelombang III atas kontribusi nyata yang telah diberikan.
“Keberadaan tiga gelombang Satgas IPDN telah memberikan dampak signifikan dalam percepatan pemulihan daerah, baik di sektor pemerintahan maupun dalam kehidupan masyarakat yang kini berangsur kembali normal,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran para praja tidak hanya membantu secara administratif, tetapi juga memberikan energi baru dalam mendorong pemulihan berbagai sektor yang terdampak.
Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa penugasan ini bukan sekadar kegiatan lapangan, melainkan bagian penting dari proses pembentukan karakter calon pemimpin masa depan.
“Pengalaman di lapangan menjadi bekal penting bagi para praja sebagai calon pemimpin birokrasi. Mereka tidak hanya diuji secara fisik, tetapi juga mental serta kemampuan beradaptasi menghadapi dinamika masyarakat,” kata Bima Arya.
Ia juga menekankan pentingnya nilai kebersamaan, solidaritas, dan kemampuan bekerja dalam tim sebagai kunci keberhasilan dalam menjalankan tugas.
“Ke depan, tantangan akan semakin kompleks. Pemimpin yang tangguh adalah mereka yang mampu menghadapi perbedaan dan tetap bekerja dalam semangat kebersamaan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bima Arya menjelaskan bahwa fokus penugasan Satgas IPDN dibagi dalam beberapa tahap. Gelombang I difokuskan pada pemulihan dan pembersihan fasilitas perkantoran yang terdampak, sementara Gelombang II dan III memperluas cakupan hingga ke kawasan permukiman warga dan fasilitas umum.
Ia pun mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi para praja yang dinilai telah memberikan kesan positif serta kontribusi nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang.
Apel pelepasan ini turut dihadiri para praja IPDN Gelombang III, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. ( D. Yogi. S ).













