Kota Langsa –Satupena.co.id: (BPS) Kota Langsa menggelar sosialisasi Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 serta Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola data dan meningkatkan kualitas statistik daerah, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penyelenggaraan statistik sektoral yang terstandar, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung perumusan kebijakan berbasis data yang akurat.
Dalam pemaparannya, BPS menjelaskan bahwa EPSS merupakan proses penilaian sistematis untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral di daerah. Hasil evaluasi ini dituangkan dalam Indeks Pembangunan Statistik (IPS). Capaian IPS Kota Langsa sendiri menunjukkan tren positif, dengan peningkatan dari kategori “cukup” menjadi “baik”.
Selain itu, BPS juga mensosialisasikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung secara nasional pada Mei hingga Juli 2026. Pendataan akan dilakukan melalui metode daring (online) untuk perusahaan skala besar, serta secara langsung (door to door) bagi pelaku usaha lainnya.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPS Kota Langsa, Mirna Febrina SST, melalui Penanggung Jawab Statistik Sektoral Haris Novrianto, SST, menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi bertujuan menghasilkan data ekonomi yang lengkap, mutakhir, dan akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan nasional maupun daerah.
“Partisipasi aktif seluruh pihak, baik OPD, pelaku usaha, maupun masyarakat, sangat dibutuhkan agar data yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, BPS Kota Langsa berharap hasil EPSS dan Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi pijakan penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa Ade Putra Wijaya Siregar, ST, MM, didampingi Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Muhammad Rizal, SE, bersama anggota, supervisor, serta operator perwakilan OPD terkait.









