AcehBENER MERIAHBeritaTNI Polri

Jembatan Weh Gegaring Kembali Putus Diterjang Banjir, Akses ke Pantan Sinaku Lumpuh Total

×

Jembatan Weh Gegaring Kembali Putus Diterjang Banjir, Akses ke Pantan Sinaku Lumpuh Total

Sebarkan artikel ini

Hujan Deras Picu Debit Air Meluap, Jembatan yang Sedang Dibangun Hanyut; Warga Diminta Tidak Melintas

Bener Meriah- Satupena.co.id:  Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, pada Minggu (5/4/2026), kembali menyebabkan Jembatan Weh Gegaring terputus akibat diterjang derasnya arus sungai.

Peristiwa ini mengakibatkan akses utama menuju Kampung Pantan Sinaku lumpuh total. Jembatan yang saat ini masih dalam tahap pembangunan tidak mampu menahan tingginya debit air hingga akhirnya terseret arus.

Baca juga Artikel ini :  Bendera Sobek dan Lusuh Berkibar di Kantor Kelurahan Kudai, Simbol Negara Diabaikan

Derasnya aliran sungai juga nyaris menimbulkan kerugian lebih besar. Satu unit alat berat yang berada di lokasi proyek sempat terancam hanyut, namun berhasil diamankan berkat kesigapan personel TNI yang berada di lapangan.

Untuk mencegah jatuhnya korban, Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Ujang Sukri, mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalur tersebut. Kondisi arus sungai yang masih sangat deras dinilai membahayakan keselamatan.

Baca juga Artikel ini :  Deteksi Ganguan Kantipmas, Babinsa Koramil 09 Ketol Lakukan Komsos Didesa Binaan

Selain itu, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas hujan yang masih tinggi dan berpotensi memicu bencana lanjutan seperti banjir dan tanah longsor.

Imbauan khusus juga ditujukan kepada para petani kopi yang saat ini memasuki masa panen. Mereka diminta untuk segera mencari tempat aman atau berteduh saat hujan turun, terutama bagi yang berkebun di wilayah lereng perbukitan yang rawan longsor.

Baca juga Artikel ini :  Lapas 1 Medan Lakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan Perpanjangan Kerjasama Pengelolaan Limbah B3

“Kami minta masyarakat tidak mengambil risiko. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Bripka Ujang Sukri.

 

( Juansyah ).

Hayo mau copy paste ya