AcehACEH UTARABeritaTNI Polri

Satlantas Polres Aceh Utara Bangun Tujuh Sumur Bor, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pascabanjir

×

Satlantas Polres Aceh Utara Bangun Tujuh Sumur Bor, Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Pascabanjir

Sebarkan artikel ini

Tersebar di Dua Kecamatan, Bantuan Menyasar Lokasi Pengungsian, Dayah, dan Huntara sebagai Upaya Pemulihan Pasca Bencana

Aceh Utara-Satupena.co.id: Satlantas Polres Aceh Utara terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir dengan menghadirkan solusi nyata berupa penyediaan air bersih. Melalui program bantuan kemanusiaan, Satlantas membangun sumur bor di sejumlah desa yang terdampak banjir di wilayah .

Hingga saat ini, sebanyak tujuh titik sumur bor telah berhasil direalisasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Fasilitas tersebut tersebar di lokasi pengungsian, dayah, serta hunian sementara (huntara) yang berada di dua kecamatan, yakni dan .

Kapolres Aceh Utara melalui Kasat Lantas , Senin (12/1/2026), menjelaskan bahwa di Kecamatan Langkahan terdapat dua titik bantuan, yakni di Gampong Leubok Pusaka berupa pembangunan satu sumur bor baru serta pembersihan satu sumur lama yang disertai penggantian tandon dan pompa air.

Baca juga Artikel ini :  Haidar Alwi Institute Bersama Organ Relawan Prabowo Gibran Gelar Acara "Persiapan Syukuran & Kemenangan Prabowo-Gibran di Wisma Mas Isman Jakarta.

Sementara itu, di Kecamatan Seunuddon, pembangunan sumur bor dilakukan di lima titik, meliputi dua unit di Gampong Ulee Rubek Barat, satu di Gampong Lhok Puuk, satu di huntara Ulee Rubek Timur, serta satu unit di dayah Gampong Bantayan.

Selain pembangunan yang telah berjalan, Satlantas Polres Aceh Utara juga merencanakan survei tambahan di Gampong Cangguk, Kecamatan Tanah Pasir, guna memperluas jangkauan bantuan bagi masyarakat yang masih membutuhkan akses air bersih.

Baca juga Artikel ini :  Rapat Pleno Tingkat Kabupaten Aceh Tengah, Polisi Sterilisasi dan Amankan Rooftop Hotel Parkside

Iptu Sofyan menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat, khususnya pada masa pemulihan pascabencana banjir.

“Sumur bor ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih secara berkelanjutan. Pasca banjir, banyak sumur warga tidak lagi dapat digunakan akibat endapan lumpur. Padahal, air bersih sangat dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari, mulai dari minum, mandi, mencuci hingga bersuci saat beribadah,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  APDHI Sumut Gelar Seminar Nasional Bahas Transparansi dan Akuntabilitas Peradilan Pidana

Ia menambahkan, program pembangunan sumur bor tersebut telah dilaksanakan secara bertahap sejak 30 Desember 2025 dengan fokus pada lokasi-lokasi vital seperti pengungsian, huntara, dayah, dan masjid.

Sementara itu, salah seorang warga penerima bantuan di Gampong Ulee Rubek Barat, Teungku Cut, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada jajaran Polri atas bantuan yang diberikan.

“Sumur bor ini menjadi solusi terbaik bagi kami untuk mendapatkan air bersih. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat korban banjir,” ungkapnya.

(ZAL)

Hayo mau copy paste ya