Aceh Tamiang – satupena.co.id:
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menggelar Safari Ramadan yang dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Quran 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Nurhasanah, Kampung Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Jumat (6/3) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol (Purn) Drs. Armia Pahmi, MH, bersama jajaran pemerintah daerah serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Armia Pahmi menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk kembali merefleksikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Peringatan Nuzulul Quran ini hendaknya menjadi ruang refleksi bagi kita semua untuk lebih sabar dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. Al-Qur’an mengajarkan umatnya untuk bersabar, bertawakal, serta tidak berputus asa,” ujar Armia.
Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan perkembangan penanganan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang beberapa waktu lalu. Ia menyebutkan, pemerintah daerah telah menyampaikan data kerusakan dan dampak bencana kepada pemerintah pusat melalui Surat Keputusan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahap pertama tercatat sebanyak 37.888 unit terdampak, sementara pada tahap kedua mencapai 37.200 unit.
Selain itu, bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) juga telah disalurkan kepada masyarakat terdampak, yakni kepada 270 kepala keluarga (KK) pada tahap pertama dan 314 KK pada tahap kedua.
Sementara bantuan stimulan dari Kementerian Sosial disalurkan dalam beberapa tahap, meliputi tahap pertama sebanyak 1.286 KK, tahap kedua 7.729 KK, tahap ketiga 1.527 KK, dan tahap keempat 5.954 KK.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga telah memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana, masing-masing kepada 114 keluarga pada tahap pertama dan 122 keluarga pada tahap kedua.
Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, Bupati Armia turut menyerahkan bantuan operasional bagi Masjid Nurhasanah. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran air, serta melakukan penghijauan sebagai langkah pencegahan bencana di masa mendatang.
(D.Yogi.S)









