AcehACEH TENGAHBeritaPemerintah

Uji Bor PUPR Ungkap Sungai Bawah Tanah di Titik Longsor Ketol, Aliran dari Danau Lut Tawar Jadi Pemicu Amblas Jalan

×

Uji Bor PUPR Ungkap Sungai Bawah Tanah di Titik Longsor Ketol, Aliran dari Danau Lut Tawar Jadi Pemicu Amblas Jalan

Sebarkan artikel ini
Poto: Ilustrasi Google IA

Aceh Tengah- Satupena.co.id;  Tim dari Kementerian PUPR mengungkap temuan signifikan di lokasi longsor badan jalan Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Berdasarkan hasil uji bor hingga kedalaman 100 meter, ditemukan aliran sungai bawah tanah berarus deras yang diduga menjadi penyebab utama amblasnya badan jalan.

Kepala Dinas PUPR Aceh Tengah, Pijas Visara, menjelaskan temuan tersebut dalam audiensi bersama masyarakat Kecamatan Ketol di ruang sidang DPRK Aceh Tengah, Selasa (3/3/2026).

“Ini adalah arah air sesar dari Danau Lut Tawar yang berbentuk aliran sungai,” ujar Pijas.

Menurut dia, hasil kajian teknis menunjukkan adanya aliran air pada kedalaman 70 hingga 100 meter yang membawa material pasir dari dalam tanah. Fenomena tersebut menyebabkan terjadinya proses erosi bawah permukaan (subsurface erosion) yang secara perlahan membentuk rongga besar di bawah badan jalan.

Baca juga Artikel ini :  32 FC Liga Apa Yuh Deklarasi Dukung H.Sulaiman Tole Cabup Aceh Timur 

Sebelum kejadian, aliran Sungai Segene Balik memiliki diameter sekitar 50–60 meter dengan arus deras. Namun, pascalongsor, lebar aliran tersebut melebar hingga hampir 200 meter dan tertutup material pasir serta longsoran.

“Aliran air berada tepat di bawah titik longsoran dan memakan badan jalan. Longsor ini bukan dipicu aliran drainase permukaan, melainkan akibat sungai bawah tanah yang terus menggerus lapisan tanah,” tegasnya.

Baca juga Artikel ini :  Ciptakan Kamseltibcar Lantas Di Lokasi Wisata Di Hari Libur Jelang Nataru, Satlantas Polres Aceh Tengah Lakukan Patroli Dan Pengaturan

Tim teknis mencatat, derasnya arus bawah tanah menyedot pasir dan material tanah mengikuti aliran air, menciptakan kekosongan di bawah permukaan. Ketika struktur tanah tak lagi mampu menahan beban, badan jalan pun runtuh dan membentuk lubang besar menyerupai sinkhole.

Temuan tersebut sekaligus meluruskan dugaan awal yang menyebut sistem drainase permukaan sebagai pemicu longsor.

Dalam forum audiensi, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama perwakilan masyarakat menyepakati sejumlah langkah penanganan darurat dan jangka menengah. Pengalihan aliran air menuju lubang raksasa (sinkhole) dijadwalkan mulai Jumat (6/3/2026).

Baca juga Artikel ini :  Tradisi Korps Infanteri: Kapolres Pidie Jaya Pimpin Penyerahan Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya 2024

Sementara itu, perbaikan dan perapian akses jalan alternatif Pondok Balik–Segene Balik dimulai Rabu (4/3/2026) guna menjaga konektivitas warga. Di sisi lain, tim Kementerian PUPR akan menuntaskan pekerjaan sumur bor dalam sebagai bagian dari investigasi lanjutan dan upaya stabilisasi.

Pemkab juga merencanakan langkah mitigasi berupa reboisasi dan penanaman vegetasi berakar kuat untuk memperkuat struktur tanah di sekitar kawasan terdampak.

Pemerintah daerah memastikan proses penanganan dilakukan berbasis kajian teknis agar risiko serupa tidak terulang, mengingat karakteristik geologi kawasan yang terhubung dengan sistem hidrologi bawah tanah dari Danau Lut Tawar.

DM TV malang