Jakarta- Satupena.co.id: Kantor Wilayah Utama DKI Jakarta menggelar Forum Group Discussion (FGD) Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) bersama sejumlah pemangku kepentingan di wilayah Jakarta Utara, Kamis (12/2).
Kegiatan ini difokuskan pada perumusan langkah konkret pencegahan kecelakaan lalu lintas di kawasan dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi tersebut.
FGD dihadiri perwakilan , , serta . Kehadiran lintas instansi itu disebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.
Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja DKI Jakarta, Pahala Hendra Hasian, mengatakan persoalan keselamatan jalan tidak bisa ditangani secara parsial. Menurutnya, dibutuhkan sinergi antarlembaga, mulai dari aspek penegakan hukum, rekayasa lalu lintas, peningkatan kualitas infrastruktur, hingga edukasi berkelanjutan kepada masyarakat.
“Penanganan kecelakaan harus dilakukan secara komprehensif. Kolaborasi menjadi kunci untuk menekan angka kecelakaan, khususnya di Jakarta Utara,” ujarnya dalam forum tersebut.
Dalam pemaparan materi, Wahyu Agung menyoroti bahwa faktor manusia masih menjadi penyumbang terbesar kecelakaan lalu lintas. Rendahnya kesadaran dan disiplin pengguna jalan dinilai sebagai penyebab dominan terjadinya insiden di jalan raya.
Ia menekankan pentingnya penguatan kampanye keselamatan (safety campaign) yang konsisten dan tepat sasaran guna mendorong perubahan perilaku berkendara. Edukasi publik, kata dia, harus dilakukan secara berkelanjutan agar tercipta budaya tertib lalu lintas.
Forum tersebut menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut. Salah satunya pemasangan spanduk dan banner imbauan keselamatan di sejumlah titik rawan kecelakaan seperti Jalan Raya Cilincing–Cakung dan Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, Cilincing. Selain itu, disepakati pula pemasangan banner terkait pentingnya pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di unit Satlantas masing-masing wilayah.
Melalui FGD FKLL ini, Jasa Raharja DKI Jakarta bersama para mitra menegaskan komitmen untuk menekan angka kecelakaan dan korban jiwa di Jakarta Utara, sekaligus mendukung terwujudnya target zero accident melalui sinergi lintas sektor. ( DVD )












