Scroll untuk baca artikel
AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Dandim 0106/Aceh Tengah Dinobatkan Sebagai Orang Gayo di Kecamatan Linge

134
×

Dandim 0106/Aceh Tengah Dinobatkan Sebagai Orang Gayo di Kecamatan Linge

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah, Satupena.co.id – Komandan Kodim (Dandim) 0106/Aceh Tengah, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, secara resmi dinobatkan menjadi Orang Gayo dan warga masyarakat Kute Keramil, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, dan diberi gelar kehormatan sebagai “Herman Gayo”.

Penobatan tersebut dilakukan langsung oleh Joe Harsyah, Reje Linge ke-21, dalam sebuah upacara adat yang berlangsung khidmat di Menasah Ar-Raudah, Desa Kute Keramil, pada Senin (3/11/2025).

Dalam prosesi adat itu, Dandim turut dipesejuk (disambut secara adat Gayo) sebagai simbol penerimaan dan penghormatan dari masyarakat setempat. Acara berlangsung penuh makna dengan dihadiri oleh para tokoh adat, petue kampung, dan masyarakat Kute Keramil.

Baca juga Artikel ini :  Kodim 0102/Pidie Gelar Penyuluhan Hukum: Perkuat Kesadaran dan Disiplin Hukum Prajurit, PNS dan Persit

Reje Linge ke-21, Joe Harsyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penobatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan pemuliaan terhadap Dandim 0106/Aceh Tengah atas dedikasi dan kepeduliannya terhadap masyarakat Gayo.

Baca juga Artikel ini :  Satgas Yonif 509 Kostrad Laksanakan Ibadah di Gereja Bersama Masyarakat Papua

“Penobatan ini menjadi simbol persaudaraan dan penghargaan kami kepada Letkol Inf Raden Herman Sasmita. Kami berharap, dengan beliau telah menjadi bagian dari masyarakat Gayo, dapat bersama-sama menjaga dan melestarikan adat serta budaya leluhur kita,” ujar Joe Harsyah.

Sementara itu, Letkol Inf Raden Herman Sasmita, yang kini bergelar Herman Gayo, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehormatan yang diberikan kepadanya oleh masyarakat dan para tokoh adat Linge.

Baca juga Artikel ini :  Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan: Indonesia dan Tantangan Menatap Masa Depan

“Saya merasa sangat terhormat dan bahagia bisa diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Gayo. Ini menjadi tanggung jawab moral bagi saya untuk turut menjaga, menghormati, dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Gayo,” ungkapnya dengan penuh haru.

Acara adat penobatan tersebut diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, yang berlangsung hangat dalam suasana kekeluargaan dan persaudaraan.