LHOKSEUMAWETNI Polri

Polres Lhokseumawe Terima Kendaraan Taktis Telehandler dari Korps Sabhara Polri untuk Pengamanan Unjuk Rasa

×

Polres Lhokseumawe Terima Kendaraan Taktis Telehandler dari Korps Sabhara Polri untuk Pengamanan Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini

Lhokseumawe -satupena.co.id: Polres Lhokseumawe kini dilengkapi dengan kendaraan taktis terbaru dari Korps Sabhara Polri berupa telehandler, yang difungsikan sebagai barikade atau tameng penghalau massa dalam penanganan unjuk rasa melalui Remote Control Unit (RCU). Kendaraan taktis ini memiliki kemampuan multiguna yang dirancang untuk menunjang operasional pengamanan dan penanganan situasi darurat.

Kepada awak media, selasa (29/10/2024) pagi, Kapolres Lhokseumawe AKBP Henki Ismanto, S.I.K., melalui Kabag Logistik, AKP Hanafiah, S.A.G, menyampaikan bahwa kedatangan kendaraan taktis ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapan operasional Polres Lhokseumawe dalam menangani situasi unjuk rasa yang membutuhkan perlengkapan khusus.

“Telehandler ini sangat vital untuk pengendalian massa dalam unjuk rasa yang membutuhkan alat pelindung dan penghalau, sehingga personel lebih terlindungi dan situasi dapat dikelola dengan aman,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Ziarah Rombongan Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-63 Kostrad Di TMP Untung Suropati

AKP Hanafiah juga menjelaskan bahwa sebelumnya, sejumlah personel Sabhara Polres Lhokseumawe telah mengikuti pelatihan teori dan praktik pengoperasian telehandler di Bogor, Jawa Barat. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan para personel dapat memaksimalkan penggunaan kendaraan taktis tersebut sesuai prosedur dan standar pengamanan yang berlaku.

Baca juga Artikel ini :  Aksi Cepat Brimob Polda Aceh Batalyon D Pelopor Bersihkan Danau Lut Tawar Pasca Longsor dan Banjir Bandang

Dengan kehadiran telehandler dan pelatihan khusus bagi personel, Polres Lhokseumawe berharap dapat memperkuat kemampuan pengendalian massa dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Lhokseumawe, terutama saat terjadi aksi unjuk rasa besar yang memerlukan penanganan khusus, pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hayo mau copy paste ya