ACEH TENGAHBerita

Gerak Cepat, TNI-Polri Di Aceh Tengah Bersihkan Tanah Longsor Yang Menutupi Akses Jalan

×

Gerak Cepat, TNI-Polri Di Aceh Tengah Bersihkan Tanah Longsor Yang Menutupi Akses Jalan

Sebarkan artikel ini

Takengon -satupena.co.id

Bencana tanah longsor terjadi pada Senin 7 Oktober 2024 sekira pukul 17.00 Wib, akibat hujan deras dengan intesitas tinggi melanda wilayah Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah.

Dampak curah hujan yang mengakibatkan material tanah bercampur batu dan ranting pohon dari perbukitan sebelah kiri jalan longsor dan menutupi akses jalan menuju Kampung Kelupak Mata Kecamatan Kebayakan sepanjang 7 Meter.

Baca juga Artikel ini :  Polda Aceh Pastikan Transparansi dalam Menanggapi Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Polres Bireuen

Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra,S.I.K,M.H, Melalui Kapolsek Kota Takengon Akp Sastra Wijaya,S.H., mengatakan agar akses jalan kembali normal, pihaknya bergerak cepat dengan TNI dan warga setempat bergotong royong membersihkan material longsor dengan alat cangkul.

Baca juga Artikel ini :  UBJ Rayakan Dies Natalis ke-30 serta Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor, Teguhkan Komitmen Membangun Negeri

“Alhamdulillah setelah dilakukan pembersih oleh TNI-Polri dan warga, sekira pukul 18.00 Wib Akses jalan sudah dapat di lalui R2 dan R4” Ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Warga Lapas Idi Gelar Pelatihan Kemandirian Dan Perbaikan/Service Elektronik

Sambung Akp SastraSastra, menghimbau, agar masyarakat agar tetap waspada terhadap bahaya bencana alam. Mengingat saat ini masih musim penghujan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya