ACEH TIMURBerita

KPA Peureulak Aceh Timur : BRA Itu Marwah Kami

×

KPA Peureulak Aceh Timur : BRA Itu Marwah Kami

Sebarkan artikel ini

 

Aceh timur – Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak, Muntasir Age, meminta pihak penegak hukum untuk merawat perdamaian di Aceh serta menghargai kekhususan Aceh sebagaimana yang tercantum dalam UUPA dan MoU Helsinki.

Salah satunya adalah keberadaan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) yang dinilai merupakan lembaga yang hadir pasca damai Aceh.

Baca juga Artikel ini :  Diduga Kebal Hukum, Bandar Narkoba Inisial E.G. Bebas Beroperasi di Pancur Batu: Warga Resah, TNI-Polri Diminta Bertindak

“BRA dan ketua itu marwah kami GAM. BRA merupakan turunan dari butir MoU Helsinki. 15 Miliar tidak cukup untuk merawat perdamaian,” kata Age kepada wartawan, Jumat 19 Juli 2024.

Age meminta kasus yang mendera BRA belakangan ini tidak perlu dipolitisasi sehingga mengarah dalam stigma negative bagi para pihak, terutama kombatan GAM.

Baca juga Artikel ini :  Binrohtal Bagi Personel Polres Aceh Tengah, Tgk.Darmawan : Persiapkan Ruhiyah, Ulumiyah, Jasadiyah Dan Maliyah Jelang Ramadhan

“Karena yang telah sekarang, seolah olah BRA itu buruk. Padahal baru satu kasus, namun karena terlalu di ekspos membuat citra BRA menjadi buruk,” kata dia.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Pidie Ikut Ambil Bagian dalam Latihan Tembak Meriam Bersama Yon Armed 17/ RC

“Ada ratusan program dan hal baik yang telah diimplementasikan oleh BRA sejak lahir. Semestinya ini juga diperhitungkan. Oleh karena itu, kami meminta apparat keamanan untuk menjaga marwah BRA yang juga marwah kami para kombatan. Tak perlu diekspos berlebihan,” ujar dia.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya