AcehBeritaLHOKSEUMAWE

Kediaman H. Mawardi Dipadati Warga, Persaingan Pilchiksung Keude Cunda Kian Menghangat ‎

×

Kediaman H. Mawardi Dipadati Warga, Persaingan Pilchiksung Keude Cunda Kian Menghangat ‎

Sebarkan artikel ini

LHOKSEUMAWE — Persaingan Pemilihan Geuchik (Pilchiksung) Gampong Keude Cunda, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, mulai memasuki fase yang semakin dinamis. Kediaman calon nomor urut 1, H. Mawardi, di Dusun Kayee Adang, dipadati warga pada Senin malam, (7/9/2026).

‎Agenda yang semula dirancang dalam lingkup terbatas itu berkembang menjadi forum silaturahmi yang dihadiri tokoh adat, tokoh agama, kaum perempuan, serta kalangan pemuda. Beragam aspirasi disampaikan terkait arah pemerintahan dan pembangunan Gampong Keude Cunda untuk periode 2026–2031.

Sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari keterbukaan pengelolaan dana desa, penguatan ekonomi pedagang dan pelaku usaha mikro, hingga keberlanjutan aktivitas sosial, kepemudaan dan keagamaan.

‎‎Ketua Tim Pemenangan H. Mawardi, Armia alias Armed, mengatakan jumlah warga yang hadir melampaui perkiraan panitia. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan tingginya perhatian terhadap kontestasi politik tingkat gampong yang kini memasuki tahapan penting.

Baca juga Artikel ini :  Halal Bihalal KOWANI 1447 H: Alquran Jadi Inspirasi, Perempuan Indonesia Siap Go International

‎‎“Kami awalnya hanya merencanakan pertemuan terbatas. Namun, malam ini kami menyaksikan sendiri bagaimana masyarakat datang secara sukarela. Ini menjadi sinyal bahwa ada keinginan terhadap kepemimpinan yang lebih transparan dan akuntabel,” ujar Armia.

‎‎Di sela acara, H. Mawardi menyambangi para tamu yang hadir. Ia menyampaikan apresiasi sekaligus memaparkan sejumlah agenda yang akan menjadi prioritas apabila memperoleh mandat memimpin Gampong Keude Cunda untuk lima tahun ke depan.

‎Mawardi menempatkan keterbukaan sebagai salah satu prinsip utama dalam tata kelola pemerintahan. Pengelolaan dana desa, kata nya, harus dilakukan secara terbuka, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Baca juga Artikel ini :  Antisipasi Erupsi Anak Krakatau, TNI-Polri Bagikan Masker Gratis di Lampung Utara

‎Perhatian berikutnya diarahkan pada sektor ekonomi. Pedagang mikro dan pelaku usaha kecil dinilai membutuhkan dukungan agar geliat perdagangan lokal semakin berkembang dan memberikan dampak terhadap kesejahteraan warga.

‎Di bidang sosial, Mawardi berkomitmen menghidupkan kembali aktivitas kepemudaan dan keagamaan. Menurutnya, ruang partisipasi tersebut penting untuk melibatkan generasi muda sekaligus memperkuat kehidupan sosial di tingkat gampong.

‎“Kehadiran bapak, ibu, dan para pemuda malam ini merupakan energi luar biasa bagi kami. Jika amanah ini diberikan, pemerintahan gampong ke depan akan difokuskan pada pengelolaan dana desa yang transparan, peningkatan kesejahteraan pedagang mikro dan pelaku usaha lainnya, serta mengaktifkan kembali kegiatan pemuda dan keagamaan,” kata H. Mawardi.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 07/Atu Lintang Laksanakan Komsos, Wujudkan Kedekatan dengan Warga Binaan

‎Rangkaian acara berlangsung tertib hingga penghujung malam. Sejumlah peserta menyatakan dukungan kepada kandidat nomor urut 1 sebelum seluruh rangkaian ditutup dengan doa bersama.

‎Ramainya warga yang berkumpul di kediaman H. Mawardi menambah dinamika perebutan kursi Geuchik Keude Cunda periode 2026–2031. Namun, besarnya dukungan yang terlihat malam itu belum menjadi satu-satunya ukuran. Pada akhirnya, para kandidat akan diuji melalui kemampuan menawarkan gagasan yang realistis dan menerjemahkannya menjadi program yang mampu menjawab kebutuhan warga.

Hayo mau copy paste ya