AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Babinsa Koramil 09/Ketol Bersama Yonzipur Bangun Jembatan Darurat Akses Tiga Desa Terisolir

×

Babinsa Koramil 09/Ketol Bersama Yonzipur Bangun Jembatan Darurat Akses Tiga Desa Terisolir

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah, Satupena.co.id – Babinsa Koramil 09/Ketol, Kodim 0106/Aceh Tengah, Serma Sarno bersama personel Yonzipur SD 6/Kalimantan Barat melaksanakan pembangunan jembatan darurat untuk membuka akses menuju tiga desa terisolir di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Kamis (29/1/2026).

Pembangunan jembatan darurat ini dilakukan sebagai respons cepat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Tengah, yang menyebabkan akses transportasi menuju sejumlah desa terputus total.

Baca juga Artikel ini :  PJ walikota Langsa Dr(C) Syaridin S.Pd.Meresmikan Deklarasi kampanye damai pemilihan calon walikota dan wakil walikota langsa

Adapun tiga desa yang terdampak dan saat ini dalam kondisi terisolir yaitu Desa Bergang, Desa Karang Ampar, dan Desa Pantan Reduk. Ketiga desa tersebut sangat bergantung pada jembatan darurat ini sebagai jalur utama mobilitas warga serta distribusi bantuan logistik.

Jembatan darurat yang dibangun direncanakan memiliki panjang sekitar 20 meter dan lebar 3,5 meter, menghubungkan wilayah SP Rahmat, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah, menuju ketiga desa di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Malang Kunjungi Keluarga Petugas KPPS yang Wafat Usai Pemilu 2024

Serma Sarno mengatakan, pembangunan jembatan darurat ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Jembatan ini sangat vital untuk membuka kembali akses masyarakat, baik untuk kebutuhan sehari-hari, pelayanan kesehatan, maupun penyaluran bantuan. Kami bersama personel Yonzipur berupaya semaksimal mungkin agar jembatan ini segera dapat digunakan,” ujar Serma Sarno.

Baca juga Artikel ini :  Turnamen bola kaki Kapolres Pijay Cup III, Tim CST United Ulim Pidie Jaya menang

Ia menambahkan, pembangunan jembatan darurat tersebut juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat yang turut bergotong royong demi percepatan penyelesaian pekerjaan.

Dengan adanya jembatan darurat ini, diharapkan aktivitas warga di ketiga desa dapat kembali berjalan normal serta memperlancar proses pemulihan pascabencana di wilayah Kecamatan Ketol.

Hayo mau copy paste ya