AcehBerita

Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe Perkenalkan Motif Dheun Bungoeng Sagoe di Rakor Dekranasda se-Aceh

×

Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe Perkenalkan Motif Dheun Bungoeng Sagoe di Rakor Dekranasda se-Aceh

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh, Satupena.co.id- Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, menghadiri Rapat Koordinasi Ketua Dekranasda se-Aceh yang diikuti oleh 23 kabupaten/kota, bertempat di Ballroom Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu (8/11).

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Dekranasda Aceh, Ny. Marlina Muzakir, tersebut menekankan pentingnya peran aktif Dekranasda kabupaten/kota dalam membina para perajin serta mendorong digitalisasi agar produk lokal semakin dikenal luas.

Baca juga Artikel ini :  Tanggap Bencana Alam, Polisi Gerak Cepat Ke Lokasi Tanah Longsor Di Jalan Uning - Pamar

Dalam kesempatan itu, Ny. Yulinda Sayuti tampil anggun memperkenalkan Motif Dheun Bungoeng Sagoe, wastra khas Kota Lhokseumawe yang telah resmi terdaftar sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Motif tersebut diperkenalkan melalui balutan busana elegan dalam sesi fashion show yang menjadi salah satu agenda Rakor.

Baca juga Artikel ini :  Polisi Di Aceh Tengah Jaga Ketat Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pilkada 2024

Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Dekranasda Kota Lhokseumawe dalam melestarikan, mengembangkan, serta mempromosikan karya kreatif daerah, sekaligus memperkuat identitas budaya Lhokseumawe di tingkat provinsi maupun nasional.

“Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Lhokseumawe memiliki potensi besar dalam industri kerajinan dan wastra daerah. Motif Dheun Bungoeng Sagoe menjadi simbol keanggunan dan keindahan budaya lokal yang perlu terus kita kenalkan ke masyarakat luas,” ujar Ny. Yulinda Sayuti.

Baca juga Artikel ini :  Satgas TMMD ke-126 Laksanakan Penanaman Pohon di Desa Linung Bulen Dua

Selain memperkenalkan produk unggulan daerah, Ketua Dekranasda Kota Lhokseumawe juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalin kolaborasi dengan Dekranasda kabupaten/kota lainnya, sebagai langkah memperkuat jejaring antarperajin dan memperluas pasar produk kreatif Aceh.

Hayo mau copy paste ya