AcehBENER MERIAHBeritaPeristiwaTNI Polri

Bripka Ujang Sukri Bersama Aparatur Desa dan Warga Evakuasi Satu Keluarga Terjebak Kawanan Gajah di Bener Meriah

×

Bripka Ujang Sukri Bersama Aparatur Desa dan Warga Evakuasi Satu Keluarga Terjebak Kawanan Gajah di Bener Meriah

Sebarkan artikel ini

Bener Meriah, Satupena.co.id.-  Kawanan gajah liar kembali memasuki kawasan permukiman warga di Kampung Pancar Jelobok, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Akibat kejadian tersebut, satu keluarga dilaporkan sempat terjebak di dalam rumahnya sebelum akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat oleh pihak kepolisian bersama aparatur desa dan warga setempat.30 Oktober 2025.

Kronologi kejadian bermula pada Kamis malam, 30 Oktober 2025 sekitar pukul 23.30 WIB, ketika Bripka Ujang Sukri menerima laporan dari aparatur desa bahwa Adi Purwanto, warga Dusun Permata Indah, bersama istri dan tiga anaknya tidak dapat keluar dari rumah karena dikepung kawanan gajah liar yang mendekat hingga ke pekarangan.

Baca juga Artikel ini :  Personel Koramil 10/Celala Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Longsor dan Saluran Air

“Mendapat laporan itu, saya bersama aparatur desa dan warga langsung menuju lokasi untuk mengevakuasi keluarga tersebut. Alhamdulillah, keluarga Adi Purwanto berhasil kami selamatkan tanpa ada korban jiwa,” ungkap Bripka Ujang Sukri.

Baca juga Artikel ini :  Sat Lantas Polrestabes Medan Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kota Medan Jelang Tahun Baru 2025

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, mengingat kawanan gajah tersebut sudah lebih dari sebulan berkeliaran di sekitar pemukiman karena kehilangan habitat aslinya. Sebelumnya, kawanan gajah juga sempat merusak satu unit rumah milik warga bernama Sahadat di Dusun Musara Ate.

Sementara itu, Emansyahri, salah satu warga Kampung Pancar Jelobok, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera turun tangan untuk mencari solusi dan langkah penanganan yang efektif.

Baca juga Artikel ini :  HPN 2026 Jadi Momentum Konsolidasi, MPIR Jombang Tegaskan Peran Pers Kawal dan Koreksi Kebijakan Pemerintah

“Warga di sini sudah mulai trauma. Kami khawatir akan terjadi korban jiwa maupun kerugian materi akibat keberadaan kawanan gajah yang terus mendekati permukiman,” ujarnya.

Situasi di Kampung Pancar Jelobok hingga kini masih diwarnai kewaspadaan tinggi dari warga, sementara pihak kepolisian bersama aparatur desa terus melakukan pemantauan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

(Juansyah)

Hayo mau copy paste ya