AcehACEH TENGAHBeritaPariwara

Jurnalis Dintimidasi Anggota DPRK Aceh Tengah, Dunia Pers Gerah: “Ini Pelecehan Profesi”

×

Jurnalis Dintimidasi Anggota DPRK Aceh Tengah, Dunia Pers Gerah: “Ini Pelecehan Profesi”

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah,Satupena.co.id. Dunia pers kembali dikejutkan oleh insiden intimidasi terhadap jurnalis, kali ini terjadi di Aceh Tengah dan melibatkan anggota DPRK dari Fraksi PPP, Fauzan Djalil. Sikap arogannya dinilai mencederai semangat demokrasi dan merusak nilai kebebasan pers.

Insiden terjadi di Kantor BKPSDM Aceh Tengah pada Kamis (24/4), saat Yusra Efendi, jurnalis pilargayonews.com, sedang meliput agenda kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRK. Tanpa alasan yang jelas, Fauzan Djalil membentak Yusra di hadapan publik.

“Kau siapa? Dari mana? Kenapa nggak minta izin? Nggak bisa ambil foto sembarangan!” ujar Fauzan dengan nada tinggi, sebagaimana ditirukan Yusra.

Yusra mengaku telah meminta izin terlebih dahulu kepada dua anggota dewan lainnya sebelum mengambil dokumentasi kegiatan. Namun, yang ia terima justru perlakuan kasar dan mempermalukan.

“Saya dipermalukan di forum resmi. Ini bukan soal pribadi lagi, ini penghinaan terhadap profesi jurnalis,” tegas Yusra.

Menanggapi kejadian ini, Pimpinan Redaksi Pilargayo angkat bicara dan mengecam keras tindakan Fauzan. Mereka mendesak Badan Kehormatan DPRK Aceh Tengah untuk segera mengambil tindakan tegas.

“Ini mencoreng citra DPRK. Anggota dewan seharusnya menjadi teladan dalam menjunjung demokrasi dan kebebasan pers, bukan malah menjadi pelaku intimidasi,” tegasnya dalam keterangan resmi.

Media Pilargayo juga mencatat bahwa hubungan antara DPRK Aceh Tengah dan insan pers memang sedang tidak harmonis. Sebelumnya, peliputan pelantikan anggota dewan juga sempat dilarang, yang memicu kecaman dari berbagai pihak.

Baca juga Artikel ini :  Polsek Indrajaya Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas

Yusra berencana melaporkan insiden ini ke organisasi profesi wartawan dan mempertimbangkan aksi protes apabila DPRK tidak mengambil langkah konkret.

Dari sisi hukum, tindakan Fauzan dinilai melanggar UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Pasal 18 ayat (1) menyebutkan bahwa setiap pihak yang menghambat kegiatan jurnalistik dapat dikenakan sanksi pidana hingga 2 tahun penjara atau denda maksimal Rp500 juta.

Baca juga Artikel ini :  Peduli Masyarakat Binaan, Babinsa Bantu Warga Bangun Rumah

Selain UU Pers, tindakan ini juga dianggap bertentangan dengan hak konstitusional dalam Pasal 28F UUD 1945 dan hak internasional sebagaimana tercantum dalam Pasal 19 ICCPR tentang kebebasan berekspresi dan memperoleh informasi.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 09/Ketol Jalin Komsos dengan Masyarakat dan Pemuda di Desa Jerata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya