BeritaSUMATERA UTARA

Diduga Cemarkan Nama Baik, Konten Kreator dan Istri Dilaporkan ke Polda Sumut Usai Keributan di RSUD Pirngadi

×

Diduga Cemarkan Nama Baik, Konten Kreator dan Istri Dilaporkan ke Polda Sumut Usai Keributan di RSUD Pirngadi

Sebarkan artikel ini

Medan, Satupena.co.id-
Setelah insiden keributan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Pirngadi Medan, seorang konten kreator berinisial A dan istrinya dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) oleh seorang pria bernama M. Helmi.

Laporan tersebut disampaikan melalui kuasa hukum Helmi, Henry Pakpahan, S.H., yang juga merupakan bagian dari Tim Hukum Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) 234 SC Sumatera Utara, pada Senin (7/4/2025).

Adapun laporan tersebut telah diterima dengan nomor: STTLP/B/482/IV/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/482/IV/2025/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 07 April 2025.

Menurut Henry, laporan ini dibuat atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), karena tindakan konten kreator A dinilai telah mencemarkan nama baik kliennya.

Baca juga Artikel ini :  Rektor Ubhara Jaya Bekasi Irjen Pol (Purn) Prof Dr Drs H Bambang Karsono SH MM PhD Hadiri HUT Yayasan Brata Bhakti Ke 73

“Kami masih percaya kepada institusi Kepolisian Republik Indonesia, terutama di bawah kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan. Kami meminta agar kasus ini diusut tuntas—siapa yang menzalimi dan siapa yang dizalimi,” ujar Henry usai membuat laporan di Mapolda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Medan.

Henry juga menegaskan bahwa kliennya, M. Helmi, tidak memiliki keterkaitan apa pun dengan RSUD Pirngadi. Ia hanya merupakan keluarga pasien yang saat kejadian sedang menjenguk kerabatnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

“Jadi informasi yang beredar bahwa klien kami bagian dari pihak rumah sakit adalah hoaks,” tegasnya.

Sebelumnya, beredar sebuah video viral yang memperlihatkan perseteruan antara konten kreator A dan seorang pria di RSUD Dr. Pirngadi. Diduga, keributan terjadi karena adanya aktivitas perekaman konten di area IGD, yang memicu ketidaknyamanan dari keluarga pasien.

Baca juga Artikel ini :  Tebarkan Kebaikan: Kapolres dan Forkopimda Pidie Jaya Santuni Anak Yatim di Panti Asuhan Darul Aitam

M. Helmi yang kemudian diketahui sebagai pihak yang terlibat dalam perseteruan tersebut, membeberkan kronologi kejadian sebagai berikut:

  • Pukul 23.00 WIB: Helmi tiba di RSUD Dr. Pirngadi untuk menjenguk kakaknya yang baru saja selesai menjalani operasi akibat kecelakaan kerja.
  • Pukul 23.35 WIB: Helmi berniat meninggalkan rumah sakit.
  • Pukul 23.40 WIB: Saat melewati area IGD untuk menuju kendaraannya, Helmi melihat sekelompok orang yang diduga sedang membuat konten sambil melontarkan kata-kata kasar kepada petugas rumah sakit.
  • Pukul 23.41 WIB: Keributan mulai memanas ketika konten kreator tersebut berteriak-teriak di area IGD, mengganggu kenyamanan pasien.
  • Pukul 23.42 WIB: Kakak Helmi menegur konten kreator agar menjaga ketenangan karena pasien lain, termasuk keluarganya, merasa terganggu.
  • Pukul 23.45 WIB: Konten kreator dan istrinya disebut merespons dengan sikap tidak sopan. Helmi mengaku secara refleks mendorong konten kreator sambil mengingatkan agar menjaga etika terhadap orang yang lebih tua.
  • Pukul 00.06 WIB: Konten kreator diduga memanggil rekan-rekannya yang disebut Helmi berperilaku seperti preman. Situasi memanas setelah istri konten kreator mengucapkan doa yang menyinggung ibu Helmi.
  • Pukul 00.10 WIB: Pihak kepolisian tiba di lokasi dan mengamankan situasi.
Baca juga Artikel ini :  Ratusan KPA-PA Aceh Timur Hadiri Doa Bersama Mengenang 14 Tahun Berpulangnya Wali Nanggroe Hasan Muhammad Di Tiro 

Kasus ini kini dalam penanganan pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

(Red/Ade Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya