ACEH TIMURBerita

Didepan Kejari Aceh Timur, FORKAB, Aktivis dan Korban Konflik Tuntut Keadilan

×

Didepan Kejari Aceh Timur, FORKAB, Aktivis dan Korban Konflik Tuntut Keadilan

Sebarkan artikel ini

 

Aceh Timur – Puluhan aktivis dan anggota Forum Kerukunan Anak Bangsa (FORKAB) Aceh Timur bersama masyarakat dan organisasi massa lainnya menggelar aksi damai di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Idi, Aceh Timur. Kamis 4/7/2024.

Aksi tersebu bertujuan untuk mendesak penegak hukum segera menangkap pelaku korupsi dana beasiswa dan khususnya Badan Reintegrasi Aceh (BRA).

Aksi yang berlangsung dari pukul 11.15 hingga 14.35 WIB dan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian. Para demonstran menuntut penegak hukum mengusut tuntas dua kasus korupsi yang melibatkan dana korban konflik dan dana bibit Kakap serta pakan runcah senilai Rp. 15 miliar di BRA.

Baca juga Artikel ini :  Dr. Iswadi, M.Pd. : Airlangga Hartarto, Merupakan Pahlawan Ekonomi RI

Dalam orasinya, Safrizal, salah satu orator dari FORKAB, menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal kasus korupsi tersebut hingga tuntas.

“Jangan jadi pengkhianat bangsa. Hari ini kami, anak bangsa yang tergabung dalam FORKAB, mendesak pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh untuk segera mengungkap fakta secara tuntas dan segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut,” ucapnya dengan penuh semangat”.

Baca juga Artikel ini :  Polres Aceh Tengah Bersama Instansi terkait Bahu Membahu Bersihkan Sampah di Pinggiran Danau Lut Tawar

Safrizal juga menyoroti bahwa dana yang seharusnya diperuntukkan bagi eks kombatan GAM, anak yatim, janda korban konflik Aceh, tapol, dan napol pada saat konflik malah dikorupsi.

“Tangkap dan hukum seberat-beratnya para pengkhianat bangsa ini. Bila perlu, hukum mati saja,” tegasnya.

Aksi tersebut tidak hanya diikuti oleh FORKAB tetapi juga oleh elemen masyarakat yang menjadi korban konflik. Mereka hadir untuk menyuarakan aspirasi dan menuntut keadilan.

Safrizal menambahkan bahwa jika kasus ini tidak diselesaikan oleh Kejati Aceh, FORKAB siap melaporkan ke pihak Kejaksaan Agung di Jakarta.

Baca juga Artikel ini :  Polres Aceh Timur Gelar Upacara Khidmat Detik-Detik Proklamasi HUT ke-80 Kemerdekaan RI

“Hari ini, secara simbolik kami menyampaikan aspirasi di depan gedung Kejari Aceh Timur. Tidak tertutup kemungkinan ratusan anggota FORKAB akan turun lagi ke Kejati Aceh di Banda Aceh,” tutupnya.

Aksi damai ini menunjukkan tekad kuat masyarakat Aceh Timur untuk menegakkan keadilan dan memastikan dana yang seharusnya membantu korban konflik tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.(***)

Respon (1)

  1. Memang pihak terkait yang mengelola dinas BRA orang yang tidak benar untuk menjaga amanah korban komplik aceh,dan tidak tepat Dana yang ada dipergunakan.malah terjadi korupsi dibadan Dinas BRA.sungguh tidak pri kemanusian Dana untuk korban komplik mau dikorupsi..sungguh memalukan citra orang aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya