BlogSUMATERA UTARA

Diduga Dianiaya Oknum TNI” Siswa SMP Negeri 29 Medan Tewas

×

Diduga Dianiaya Oknum TNI” Siswa SMP Negeri 29 Medan Tewas

Sebarkan artikel ini

 

MEDAN-Satupena.co.id
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan secara resmi menjadi Kuasa Hukum Leni Boru Damanik (49 tahun), Ibu dari MHS, Siswa SMP Negeri 29 Medan Kelas 3 yang tewas yang diduga dilakukan Oknum TNI.

Hal tersebut disampaikan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Irvan Saputra, SH., MH didampingi Richad S. D Hutapea, SH,
PBH Sipil Politik Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan saat menggelar konferensi pers di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Jalan Hindu, Medan, Jumat (21/06/2024).

“Kita menerima seorang Ibu yang hari ini di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan yang mengadukan adanya dugaan pembunuhan terhadap Anaknya berinisial MHS. Menurut Leni bahwa Anaknya yang diduga dibunuh oleh Anggota TNI,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Pasca Bencana, Pertama Kalinya Mobil Menembus ke Desa Batu Nagodang Siatas Humbang Hasundutan.

Lanjutnya, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan sudah mengambil kronologisnya yang terjadi di Jalan Pelikan ujung di Rel Kereta Api Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang pada 24 Mei 2024 sekira pukul 16.30 WIB sore.

“Diketahui korban Anak berumur 15 Tahun ini masih duduk di Kelas 3 SMP Negeri 29 dan saat itu berdasar informasi dari keluarga dan teman-teman hendak melihat adanya tawuran,” ucapnya, Jumat (21/06/2024).

Dan diketahui berdasarkan informasi keluarga dan masyarakat, saat adanya tawuran, penertiban dilakukan Babinsa yang sempat menangkap Anak tersebut serta yang diduga Babinsa menganiaya Anak tersebut.

Baca juga Artikel ini :  DPC LPM Medan Helvetia Berbagi Takjil dan Gelar Buka Puasa Bersama, Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat

“Akibat penganiayaan itu, terdapat luka di kepalanya itu juga mendapatkan penganiayaan di dada yang akhirnya menyebabkan anak tersebut meninggal dunia,” jelasnya, Jumat (21/06/2024).

Ivfan berharap kasus ini bisa terungkap secara jelas dan meminta kepada penyidik agar memproses kasus ini secara benar sesuai hukum yang berlaku.

Menurut Irvan, untuk sementara dugaan pelaku penganiayaan itu satu orang.

“Apakah itu nanti akan terungkap lebih dari satu orang maka sama-sama kita kawal dan sama-sama kita lihat benar atau tidak yang mempertaruhkan citra TNI,” tegasnya, Jumat (21/06/2024).

Menurut Ivfan, tidak tertutup kemungkinan adanya permintaan maaf dari pelaku kepada keluarga korban.

Baca juga Artikel ini :  Diduga Bermasalah, BEM UMN AW Medan Minta Periksa PT Super Andalas Plastik & PT Cakra Sukses Logamindo di Kantor Gubsu

“Hingga saat ini, tidak ada upaya yang diduga pelaku untuk meminta maaf. Oleh sebab itu kami berharap hukum bisa ditegakkan tanpa pandang bulu,” tandasnya, Jumat (21/06/2024).

Sementara itu, Ibu korban Leni Boru Damanik meminta keadilan dari Presiden Republik Indonesia dan Panglima TNI untuk pengungkapan kematian Anaknya.

“Saya mohon kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) kepada Bapak Panglima TNI supaya mengusut kusut kasus ini karena Anak Saya ini orang baik-baik nggak pernah ini ke mana-mana di rumah Saya paling baik,” isaknya sembari meminta doa agar kasus tersebut segera selesai.(Red/ade saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Berita

  Pemerintah Kabupaten Taput Melalui Tim Reaksi bergerak Cepat Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung di Desa Siabal Abal V Kecamatan Sipahutar.  September 28, 2026 Taput//Satupena co.id. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Tim Reaksi Cepat bergerak cepat meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang melanda Dusun Sitapongan Toruan, Desa Siabal Abal V, Kecamatan Sipahutar, Minggu (27/9/2026).   Dalam kunjungan tersebut, Pemkab Tapanuli Utara menyerahkan bantuan berupa sembako dan family kit kepada 9 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana.   Peninjauan dan penyerahan bantuan dipimpin oleh Kepala Dinas Sosial dan PPA, bersama Kepala Dinas Perkim dan Lindup, perwakilan BPBD, anggota Tagana, serta Pekerja Sosial Masyarakat (PSM). Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara, Ronal Simanjuntak….

Hayo mau copy paste ya