BeritaPidie Jaya

Polsek Trienggadeng Polres Pijay: Berhasil Mediasi Harmoni Terjaga

×

Polsek Trienggadeng Polres Pijay: Berhasil Mediasi Harmoni Terjaga

Sebarkan artikel ini

 

Pidie jaya – satupena.co.id

16 Juni 2024, Polsek Trienggadeng yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Ipda Muhammad Harun, S.H., sukses memediasi dan menyelesaikan konflik antara warga Gampong Kecamatan Panteraja dan warga Gampong Kiran Kecamatan Jangka Buya yang terjadi di Gampong Sagoe, Trienggadeng. Pertemuan mediasi yang berlangsung di Mapolsek Trienggadeng dimulai pukul 21.00 WIB dan selesai pada pukul 24.00 WIB. Sabtu, 15 Juni 2024.

Baca juga Artikel ini :  Remaja 18 Tahun di Bener Meriah Hilang Misterius, Polisi Intensifkan Pencarian

Konflik tersebut dan melibatkan Muhammad Aditya Fazan (17) dari Gampong Kiran dan Khadafi (15) dari Gampong Mesjid, bersama tiga rekan lainnya. Pendekatan kekeluargaan menjadi kunci dalam penyelesaian. Geuchik Gampong Mesjid Panteraja, M. Jamil, perangkat gampong, serta keluarga yang berselisih turut hadir dalam mediasi tersebut.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Dodon Priyambodo, melalui Kapolsek Trienggadeng, Ipda Muhammad Harun, mengatakan, mediasi berjalan lancar dan menghasilkan kesepakatan yang memuaskan antara kedua belah pihak.

Baca juga Artikel ini :  Anggota Koramil 09/Ketol Lakukan Pengecoran Bibir Sungai Pasca Banjir Bandang di Desa Bah

Kedua belah pihak setuju dan disepakati untuk saling memaafkan untuk kembali hubungan silaturahmi antara kedu pihak, sehingga menciptakan suasana yang rukun dan damai.

Proses mediasi yang merujuk pada qanun gampong ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis kearifan lokal dan kekeluargaan adalah solusi efektif dalam menyelesaikan konflik antar warga.

Baca juga Artikel ini :  Rumah Bantuan Diduga Dialihfungsikan Jadi Kandang Ayam di Aceh Utara, Warga Pertanyakan Pengawasan

Keberhasilan tersebut menegaskan peran penting Polri dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.

Dengan berakhirnya mediasi , Kapolsek Trienggadeng berharap agar kerukunan yang telah tercipta agar dapat terus terjaga.

Kesuksesan mediasi ini mencerminkan kolaborasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang damai dan harmonis, serta menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kekeluargaan dalam penyelesaian konflik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Pemkab Tapanuli Utara Hadiri Pesta Gotilon HKBP Sabungan, Ajak Masyarakat…

Berita

  Taput//Satupena co.id. Bupati Tapanuli Utara menghadiri penutupan Olimpiade Sains Kelas Unggulan (OSKU) Jenjang SMP Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 di SMP Swasta Santa Maria Tarutung, Sabtu (19/9/2026).   Mengusung tema “Olimpiade Sains Menginspirasi, Tapanuli Utara Berprestasi”, OSKU diikuti peserta dari 53 sekolah penyelenggara kelas unggulan di 15 kecamatan, dengan bidang kompetisi Matematika, Bahasa Inggris, IPA, dan IPS.   Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengembangkan potensi akademik, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, sekaligus menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.   Pada penutupan, diumumkan para pemenang serta dilaksanakan penyerahan hadiah, medali, piagam penghargaan dan uang pembinaan.   Bupati Tapanuli Utara secara resmi menutup pelaksanaan OSKU Tahun 2026 dengan harapan kegiatan ini semakin mendorong semangat belajar dan lahirnya generasi muda Tapanuli Utara…

Hayo mau copy paste ya