AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Burlah, Permudah Akses Empat Desa di Kecamatan Ketol

×

TNI Rampungkan Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Burlah, Permudah Akses Empat Desa di Kecamatan Ketol

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah –Satupena.co.id:  TNI melalui Satgas Pembangunan Kodim 0106/Aceh Tengah berhasil merampungkan pembangunan jembatan gantung di Desa Burlah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Hingga Sabtu (7/3/2026), progres pembangunan infrastruktur tersebut dilaporkan telah mencapai 100 persen dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat.

Jembatan gantung yang dibangun pada titik koordinat 4°43.2397’N 96°40.2091’E ini memiliki panjang sekitar 120 meter dan menjadi jalur penghubung vital bagi sejumlah desa di kawasan tersebut yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

Keberadaan jembatan tersebut menghubungkan Desa Kala Ketol menuju Desa Burlah, Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, serta Desa Bintang Pepara. Dengan selesainya pembangunan ini, mobilitas masyarakat di wilayah pedalaman Kecamatan Ketol diharapkan menjadi lebih lancar, aman, dan efisien.

Baca juga Artikel ini :  Jasa Raharja Kanwil DKI Jakarta Gelar PPGD di Jakarta Utara

Pembangunan jembatan menggunakan material yang disiapkan oleh TNI Angkatan Darat dan dikerjakan oleh personel yang tergabung dalam Satgas Pembangunan Kodim 0106/Aceh Tengah bersama prajurit dari Yonzipur TP 854.

Dalam pelaksanaannya, dua personel dari Koramil 09/Ketol yang dipimpin Serda Suherman turut terlibat langsung di lapangan bersama 12 personel Yon TP 854 yang dipimpin Serka Hasibuan.

Baca juga Artikel ini :  Lapas Kelas IIB Idi Memperingati Tahun Baru Islam 1446 H

Memasuki tahap akhir pengerjaan, kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan akses jalan menuju jembatan serta pekerjaan finishing berupa pengecatan lantai jembatan, sebagai tahap penyempurnaan sebelum infrastruktur tersebut resmi dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam proses pembangunannya, berbagai material konstruksi telah dimobilisasi ke lokasi, di antaranya 490 sak semen, berbagai jenis besi konstruksi, batu split, serta pasir yang diangkut menggunakan puluhan kendaraan. Selain itu, digunakan pula sejumlah komponen pendukung seperti tiang pylon, sling baja, hingga perlengkapan pengecatan untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan.

Baca juga Artikel ini :  Dipertemukan Kapolres, Azza Yang Sempat Hilang Kembali Pada Keluarganya

Rampungnya pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperlancar akses pendidikan, kesehatan, serta aktivitas sosial warga di wilayah Kecamatan Ketol yang sebelumnya cukup terkendala oleh keterbatasan sarana transportasi.

Hingga laporan disampaikan, seluruh proses pembangunan berjalan aman, lancar, dan tanpa kendala berarti. Infrastruktur tersebut kini siap menjadi sarana penghubung baru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat di empat desa sekitar.