AcehACEH TIMURBerita

Tingkatkan Akses Petani, Gampong Seunubok Saboh Mulai Rehabilitasi Jalan Usaha Tani 2025

2657
×

Tingkatkan Akses Petani, Gampong Seunubok Saboh Mulai Rehabilitasi Jalan Usaha Tani 2025

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur- Satupena.co.id.
Pemerintah Gampong Seunubok Saboh, Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur resmi memulai kegiatan pembangunan rehabilitasi jalan usaha tani pada tahun anggaran 2025. Proyek ini dilaksanakan di bawah kepemimpinan Pj Keuchik Marwati sebagai bagian dari upaya mendukung sektor pertanian masyarakat setempat.

Kegiatan rehabilitasi jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas petani menuju lahan pertanian mereka, khususnya saat musim panen dan distribusi hasil pertanian. Jalan usaha tani yang diperbaiki diprioritaskan pada jalur yang selama ini mengalami kerusakan parah dan menyulitkan mobilitas warga.

Pj Keuchik Marwati dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah gampong dalam menjawab kebutuhan dan aspirasi petani.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Pidie Jaya Perkuat Spiritual dan Silaturahmi, Santuni Anak Yatim

“Jalan ini sangat vital bagi perekonomian warga, khususnya petani. Dengan perbaikan ini, kita harap aktivitas pertanian bisa lebih lancar dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Marwati.

Baca juga Artikel ini :  Dandim 0106/Aceh Tengah Pimpin Tradisi Penerimaan dan Pelepasan Anggota Kodim

Pekerjaan rehabilitasi jalan ini sepenuhnya dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025. Pelibatan masyarakat juga diintensifkan, mulai dari musyawarah perencanaan hingga kerja gotong-royong di lapangan.

Tokoh masyarakat Seunubok Saboh, Muzakir walad menyambut baik program ini dan berharap pemerintah gampong terus memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Jaksa Ikuti Rekonstruksi Pembunuhan Mahasiswi Ilmu  Keperawatan Ummah

“Ini langkah yang sangat positif. Kita berharap jalan ini selesai tepat waktu dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh warga,” ungkapnya.

Pemerintah gampong menargetkan pekerjaan ini rampung dalam beberapa bulan ke depan agar dapat segera digunakan saat musim tanam mendatang.

Reporter: ZAS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *