Aceh Tengah –Satupena.co.id; Satuan Tugas TNI di wilayah Koramil 08/Silih Nara melaporkan progres pembangunan Jembatan Gantung Langit di Desa Burni Bius, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, telah mencapai 100 persen pada Rabu (4/3/2026).
Jembatan gantung tersebut menghubungkan Dusun 1 Kampung Burni Bius dengan Dusun 4 dan 5 Gantung Langit Kampung Bius Utama. Infrastruktur ini menjadi akses vital masyarakat dalam menunjang mobilitas harian, termasuk aktivitas ekonomi dan pendidikan di wilayah pedalaman.
Secara teknis, jembatan dibangun dengan tipe jembatan gantung sepanjang 75 meter dan lebar 1,2 meter. Titik koordinat pembangunan berada di 4°36’15″N 96°44’57″E. Seluruh material pembangunan bersumber dari dukungan TNI AD.
Pengerjaan proyek ini melibatkan personel gabungan, terdiri dari empat anggota Kodim di bawah pimpinan Kapten Inf Subekti, 25 personel Yon TP 854/DK dipimpin Letda Inf M. Hayat Nasution, serta empat warga masyarakat setempat yang turut berpartisipasi secara gotong royong.
Pada tahap akhir penyelesaian, personel melaksanakan sejumlah pekerjaan teknis, antara lain pemasangan baut pada papan lantai jembatan, pengecatan seling (kabel baja) jembatan, serta pemeriksaan dan penguatan ikatan kawat pada sisi kanan dan kiri jaring pengaman jembatan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan dan ketahanan konstruksi sebelum difungsikan penuh oleh masyarakat.
Target penyelesaian yang ditetapkan pada Februari 2026 berhasil dituntaskan sesuai rencana tanpa kendala berarti. Selama proses pekerjaan pada hari pelaporan, kondisi cuaca pagi hingga siang terpantau cerah, sementara siang hingga sore mendung. Situasi di lokasi dinyatakan aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol.
Dengan rampungnya pembangunan ini, diharapkan konektivitas antar dusun di Kecamatan Silih Nara semakin optimal serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan aktivitas sosial masyarakat di kawasan tersebut.









