Bireuen, Aceh –Satupena.co.id: Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0111/Bireuen mempercepat realisasi pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Jeumpa Sikureung, Kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen, dengan menurunkan material bangunan ke lokasi sasaran, Kamis (5/3/2026).
Penurunan material ini menjadi tahapan awal sebelum pengerjaan fisik dilakukan secara menyeluruh. Sejumlah bahan konstruksi seperti semen, pasir, batu bata, serta perlengkapan pendukung lainnya didistribusikan langsung ke titik pembangunan guna memastikan proses pekerjaan berjalan efektif dan sesuai jadwal.
Sejak pagi, personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlihat bergotong royong menurunkan dan menyusun material di lokasi yang telah ditentukan. Sinergi tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi roh utama program TMMD.
Komandan Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, menyampaikan bahwa pembangunan MCK merupakan salah satu sasaran prioritas karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam aspek sanitasi dan kesehatan lingkungan.
“Fasilitas MCK ini menyentuh kebutuhan mendasar warga. Kami memastikan setiap tahapan berjalan terukur, mulai dari distribusi material hingga penyelesaian konstruksi, sehingga hasilnya benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran sarana sanitasi yang layak tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas hidup, tetapi juga menjadi langkah preventif dalam menekan potensi penyakit berbasis lingkungan. Dengan fasilitas yang lebih higienis, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat.
Program TMMD Ke-127 di wilayah Kabupaten Bireuen sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur berskala besar seperti jalan dan sarana penghubung, tetapi juga menyasar fasilitas dasar yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga. Pembangunan MCK di Desa Jeumpa Sikureung menjadi salah satu wujud konkret komitmen tersebut.
Dengan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat, Satgas optimistis seluruh target fisik dapat dirampungkan tepat waktu serta memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi desa.









