Aceh Tengah – Satupena.co.id: Personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) bergerak cepat membersihkan material banjir dan tanah longsor yang menutup badan jalan penghubung Kampung Telege Atu–Ratawali, Kecamatan Kebayakan–Kute Panang, tepatnya di Dusun Tajuren, kawasan Redines, Kampung Telege Atu, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (15/2/2026).
Material longsor dengan panjang sekitar 150 meter dan ketebalan mencapai 1 meter sempat memutus akses utama warga. Kondisi tersebut menyulitkan mobilitas masyarakat serta distribusi logistik pascabencana.
Pembersihan dilakukan secara manual menggunakan cangkul, sekop, dan gerobak dorong. Meski dengan peralatan sederhana, personel tetap bekerja maksimal untuk membuka kembali akses jalan.
Komandan Pleton (DPP) Satgas Gulbencal, Pelda Muhadisin, memimpin langsung delapan personel di lokasi. Hingga pukul 14.00 WIB, pembersihan dan perluasan badan jalan telah mencapai sekitar 85 meter dengan progres pekerjaan sekitar 78–80 persen.
“Sejak pagi kami fokus membuka akses yang tertutup material longsor. Alhamdulillah, progres sudah mendekati 80 persen dan akses jalan mulai bisa dilalui secara terbatas,” ujar Pelda Muhadisin.
Ia menegaskan, percepatan pembersihan dilakukan demi memastikan aktivitas masyarakat kembali normal secepat mungkin. Menurutnya, kehadiran Satgas Gulbencal merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana alam.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Satgas Gulbencal menargetkan sisa material longsor dapat segera diselesaikan sehingga jalur penghubung antar kecamatan tersebut dapat difungsikan sepenuhnya dalam waktu dekat.












