Toba –Satupena.co.id: Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX, Victor Silaen, SE, MM, menggelar kegiatan Reses II Tahun Sidang II 2025–2026 di Lapangan Parbalean, Desa Silaen, Kecamatan Silaen, Selasa (10/2/2026). Dalam kegiatan tersebut, Victor memastikan pembangunan jalan Silimbat–Parsoburan hingga Parsoburan–Labura akan mulai dilaksanakan tahun ini.
Reses yang berlangsung dalam rentang 5–14 Februari 2026 itu menjadi wadah penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh St. Hembang M. Silaen dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait.
Kepala Desa Silaen, Hakim Silaen, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Victor Silaen yang memilih Desa Silaen sebagai lokasi reses. Ia menilai perhatian tersebut sebagai bentuk komitmen wakil rakyat terhadap pembangunan di wilayah pedesaan.
Senada, Camat Silaen Tumpal Panjaitan, SE, MM, mengungkapkan rasa syukur atas adanya perwakilan Kecamatan Silaen di DPRD Sumut. Menurutnya, Victor Silaen dinilai responsif terhadap aspirasi masyarakat dan telah merealisasikan sejumlah program, mulai dari bantuan traktor pertanian, dukungan pembangunan jalan provinsi, pemasangan lampu jalan di ruas protokol, hingga pembangunan tali air Bondar Simangatasi.
Dalam pemaparannya, Victor Silaen menegaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat dan memperjuangkannya dalam kebijakan pemerintah. Ia juga memaparkan sejumlah program strategis nasional dan daerah yang tengah berjalan, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis dan pembentukan Koperasi Merah Putih (KMP).
“Kecamatan Silaen termasuk salah satu wilayah yang lebih awal melaksanakan Program Makan Bergizi Gratis. Ini harus kita jaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Victor.
Terkait Koperasi Merah Putih, Victor menyebut terdapat alokasi anggaran sekitar Rp12 miliar yang dapat dimanfaatkan. Namun, ia mengingatkan agar proses pembentukan koperasi dipercepat agar anggaran tersebut tidak hangus. Koordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Toba, kata dia, terus dilakukan secara intensif.
Victor juga menjelaskan program Universal Health Coverage (UHC) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP. Pemprov Sumut, lanjutnya, mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,4 triliun per tahun untuk menjamin layanan kesehatan setara BPJS Mandiri, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis satu kali dalam setahun di Puskesmas.
Pada sesi diskusi, berbagai aspirasi disampaikan warga, mulai dari bantuan perbaikan rumah ibadah, pengaspalan jalan lingkungan, pengadaan alat marching band sekolah, hingga dukungan bagi kelompok tani. Seluruh aspirasi tersebut dicatat dan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme Bantuan Keuangan Daerah (BKD), CSR, maupun program lintas instansi.
Menutup kegiatan, Victor kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan infrastruktur strategis. Ia menyebut pembangunan jalan Silimbat–Parsoburan dan Parsoburan–Labura diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka akses pariwisata kawasan Toba dari wilayah Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, dan daerah sekitarnya.
“Konektivitas jalan ini penting untuk ekonomi masyarakat dan pengembangan pariwisata Danau Toba,” ujarnya.
Kegiatan reses ditutup dengan makan siang bersama dan berlangsung tertib hingga akhir acara.
(M. Siboro, C.ILJ)












