BeritaJAWA TIMURPendidikan

Ratusan Guru PAI SD Se-Kabupaten Malang Ikuti Workshop Penguatan Karakter, Tekankan Integritas dan Kepedulian Sosial

0
×

Ratusan Guru PAI SD Se-Kabupaten Malang Ikuti Workshop Penguatan Karakter, Tekankan Integritas dan Kepedulian Sosial

Sebarkan artikel ini

Malang – Satupena.co.id: Ratusan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Malang mengikuti workshop advokasi profesionalisme guru yang digelar di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (12/2/2026). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pembangunan karakter siswa melalui internalisasi nilai integritas dan kepedulian sosial.

Workshop berlangsung khidmat dengan menghadirkan para guru PAI dari berbagai kecamatan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) atau perwakilan MKKS, Bahrudin, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Bahrudin menegaskan peran strategis guru PAI sebagai garda terdepan dalam membentuk moralitas generasi muda.

Baca juga Artikel ini :  Babinsa Koramil 05/Linge Bersama Reje Kampung Tinjau Hasil Panen Padi di Kute Keramil

“Profesionalisme guru PAI tidak hanya diukur dari kemampuan mengajar di kelas, tetapi bagaimana kita mampu menjadi teladan dalam menginternalisasikan nilai integritas. Kita ingin siswa-siswi SDN se-Kabupaten Malang memiliki karakter yang tangguh, jujur, dan memiliki empati sosial yang tinggi,” ujar Bahrudin.

Dalam workshop tersebut, peserta dibekali strategi praktis untuk menyisipkan nilai-nilai antikorupsi dan kepekaan sosial ke dalam proses pembelajaran. Menurut panitia, langkah ini penting agar siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan akhlak.

Baca juga Artikel ini :  Ciptakan Keamanan Didesa Binaan, Ini Yang Dilakukan Sertu Sopian Babinsa Koramil 09 Ketol

Sejumlah program pembiasaan turut dirumuskan dalam sesi diskusi, di antaranya penguatan kantin kejujuran, program infak kreatif untuk membantu siswa kurang mampu, hingga metode pembelajaran berbasis proyek sosial.

Pendekatan ini diharapkan mampu membentuk lingkungan sekolah yang lebih religius, inklusif, dan berorientasi pada karakter.

Baca juga Artikel ini :  Alhudri Harus Dipilih, Ini Kata Tokoh Masyarakat Aceh Tengah

Melalui advokasi profesionalisme ini, para guru PAI berkomitmen mendorong standarisasi penguatan karakter di seluruh SDN se-Kabupaten Malang. Komitmen tersebut dituangkan dalam rencana tindak lanjut yang akan diterapkan di masing-masing sekolah.

Workshop ditutup dengan penyusunan program implementatif agar hasil kegiatan tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan berdampak nyata pada pembentukan karakter siswa di lapangan. (Bagio)