AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Progres Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Kecamatan Linge Capai 98 Persen

×

Progres Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Kecamatan Linge Capai 98 Persen

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah –Satupena.co.id:  Pembangunan Jembatan Gantung Kalaili di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini memasuki tahap akhir dengan progres pekerjaan mencapai 98 persen hingga Jumat (6/3/2026).

Jembatan gantung dengan panjang sekitar 100 meter tersebut dibangun untuk menghubungkan akses jalan dari Desa Owaq menuju sejumlah desa di kawasan Kemukiman Wih Dusun Jamat, di antaranya Desa Linge, Desa Jamat, Desa Delung Sekinel, Desa Kute Reje, dan Desa Reje Payung.

Pembangunan jembatan ini berada di wilayah teritorial Kodim 0106/Aceh Tengah dengan koordinat 4°24’1,692″N 97°8’47,046″E. Proyek tersebut melibatkan personel TNI dari berbagai satuan guna mempercepat penyelesaian infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat setempat.

Baca juga Artikel ini :  13 Talenta Muda Aceh Timur Raih Ilmu Sepak Bola Nasional, Sukses Juara di Sleman

Dalam pengerjaan di lapangan, personel Koramil 05/Linge yang dipimpin Lettu Inf Muklis bersama personel Yon TP 854/DK di bawah komando Letda Czi Asmadi terus melakukan pekerjaan penyelesaian akhir jembatan.

Pada hari ini, kegiatan difokuskan pada proses pengecatan bagian pagar kawat harmonika di sisi kanan dan kiri jembatan dengan warna putih, serta pengecatan lantai jembatan dengan warna hijau. Tahapan ini merupakan bagian dari finishing sebelum jembatan dapat difungsikan secara penuh.

Baca juga Artikel ini :  Polwan Polres Pidie Bagikan Souvenir Dan Coklat Untuk Pengendara

Berbagai material konstruksi juga telah dimobilisasi untuk mendukung pembangunan jembatan tersebut, di antaranya semen sebanyak 400 sak, besi behel 50 batang, besi ulir 119 batang, batu split 6 kubik, pasir 15 kubik, serta batu 15 kubik. Selain itu, turut digunakan material struktur seperti besi UNP, tiang tower sebanyak delapan unit, seling atas dan bawah, serta berbagai komponen besi lainnya untuk memperkuat konstruksi jembatan.

Baca juga Artikel ini :  Polda Aceh Pastikan Transparansi dalam Menanggapi Dugaan Penyalahgunaan Wewenang di Polres Bireuen

Material lantai jembatan menggunakan kayu keras dari hutan yang dirancang mampu menahan beban serta kondisi cuaca di kawasan pegunungan.

Pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai pada Maret 2026 dan hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam proses pengerjaannya.

Kehadiran jembatan gantung Kalaili diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar desa di Kecamatan Linge serta mempermudah aktivitas masyarakat, terutama dalam mobilitas hasil pertanian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.

DM TV malang