AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Progres Pembangunan Jembatan Bailey Lukup Sabun Barat Capai 97,5 Persen

×

Progres Pembangunan Jembatan Bailey Lukup Sabun Barat Capai 97,5 Persen

Sebarkan artikel ini

Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Yon Zipur 16/DA kebut penyelesaian jembatan sepanjang 20 meter untuk memperlancar akses enam desa di Kecamatan Kute Panang

Aceh Tengah –Satupena.co.id:  Pembangunan Jembatan Bailey di Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, kini telah mencapai progres 97,5 persen. Pekerjaan yang dilaksanakan oleh personel Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Yon Zipur 16/Dam Iskandar Muda tersebut ditargetkan rampung pada Maret 2026.

Jembatan Bailey yang dibangun memiliki panjang 20 meter dengan tipe konstruksi 3-1 dan terdiri dari 10 petak. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman yang selama ini menjadi jalur penghubung sejumlah desa.

Baca juga Artikel ini :  Tajuk Redaksi Satupena.co.id Premanisme Intelektual di Balik Identitas Pers: Saat Pena Tak Lagi Menjadi Cahaya

Adapun ruas jalan yang akan terhubung melalui jembatan tersebut meliputi Desa Ratawali, Desa Tawardi, Desa Tawarmiko, Desa Lukup Sabun, Desa Lukup Sabun Tengah hingga Desa Lukup Sabun Barat di Kecamatan Kute Panang.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Aceh Timur Sambut Tim Supervisi Operasi Ketupat Seulawah 2025 Polda Aceh

Dalam proses pengerjaan, sebanyak 21 personel terlibat langsung, terdiri dari 5 personel Kodim 0106/Aceh Tengah, 13 personel dari Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) 16/DA, serta didukung 3 orang masyarakat setempat.

Pada Minggu (15/3/2026), kegiatan yang dilaksanakan di lokasi pembangunan difokuskan pada tahap akhir, yakni pengecatan rangka jembatan Bailey sebagai bagian dari proses finishing sebelum jembatan difungsikan.

Baca juga Artikel ini :  Aceh Pare Community Gelar Peringatan HUT RI ke-79: Mengenang Jasa Srikandi Aceh, Cut Nyak Dhien

Dengan hampir rampungnya pembangunan jembatan tersebut, diharapkan mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian dari desa-desa di wilayah Kute Panang dapat berjalan lebih lancar serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Pihak TNI bersama masyarakat terus berupaya menyelesaikan pembangunan ini sesuai target agar jembatan dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

Hayo mau copy paste ya