Aceh Tengah –Satupena.co.id: Pembangunan Jembatan Bailey di Desa Lukup Sabun Barat, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, mulai menunjukkan progres awal. Hingga Kamis (26/2/2026), pekerjaan penimbunan tanah untuk dasar atau landasan jembatan telah dilaksanakan sebagai tahap awal konstruksi.
Kegiatan tersebut berada di wilayah teritorial dengan titik koordinat di 4.715472° LU dan 96.777384° BT. Jembatan yang dibangun merupakan tipe konvensional dengan panjang bentang mencapai 12 meter dan menggunakan material Bailey.
Pekerjaan ini melibatkan personel gabungan, terdiri dari 8 anggota Satgas Gulbencal Kodim 0106/Aceh Tengah yang dipimpin Serma Bukhari Muslim, serta 13 personel Yon Zipur di bawah komando Letda Czi Caraka. Selain itu, empat warga setempat turut membantu proses pengerjaan di lapangan.
Adapun ruas jalan yang akan terhubung melalui pembangunan jembatan tersebut meliputi Desa Ratawali, Desa Tawardi, Desa Tawarmiko, Desa Lukup Sabun, Desa Lukup Sabun Tengah, hingga Desa Lukup Sabun Barat di Kecamatan Kute Panang. Infrastruktur ini diharapkan memperlancar akses transportasi dan mobilitas masyarakat antar desa.
Pada tahap awal, kegiatan difokuskan pada pengumpulan material berupa batu dan tanah untuk dasar atau landasan jembatan, serta pemindahan material Bailey ke lokasi pemasangan. Hingga saat ini, progres pekerjaan tercatat sebesar 0,5 persen, dengan target kerja pada Kamis, 26 Februari 2026.
Satu unit jembatan Bailey telah tersedia di lokasi sebagai material utama pembangunan. Rencana kegiatan pada hari berikutnya adalah melanjutkan pemindahan material serta memulai proses perakitan rangka jembatan.
Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan dan penguatan infrastruktur wilayah, khususnya di kawasan yang membutuhkan akses penghubung yang lebih representatif dan aman bagi masyarakat.








