Bener Meriah,Satupena.co.id- Seiring meningkatnya aktivitas seismik Gunung Burni Telong, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status gunung api tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Menyikapi kondisi ini, masyarakat yang berada dalam radius 4 kilometer dari kawah gunung diimbau untuk segera mengungsi demi keselamatan.
Kenaikan status tersebut berlaku sejak 30 Desember 2025 pukul 22.45 WIB, sebagaimana tertuang dalam Laporan Khusus Badan Geologi Nomor 181/GL.03/BGL/2025. Peningkatan status dilakukan setelah terdeteksinya lonjakan signifikan aktivitas kegempaan vulkanik di Gunung Burni Telong yang terletak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, Posko Rakyat menyatakan kesiapan penuh untuk menampung dan membantu masyarakat yang terdampak, dengan menyediakan tempat pengungsian sementara hingga kondisi dinyatakan aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
Ketua Posko Rakyat, Mahlizar Safdi, mengimbau seluruh relawan untuk bersiaga dan siap menerima pengungsi, termasuk warga dari kabupaten sekitar yang berpotensi terdampak aktivitas gunung api tersebut.
“Posko Rakyat berdiri atas dasar kemanusiaan. Dalam kondisi bencana apa pun, kami akan selalu siap membantu dan mendukung kebutuhan saudara-saudara kita yang terdampak dan membutuhkan uluran tangan,” ujar Mahlizar Safdi.
Posko Rakyat berlokasi di Gedung Pendari, Jalan Commodore Yos Sudarso No.10, Desa Kuteni Reje, Kecamatan Lut Tawar, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Selain itu, Posko Rakyat juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial, menjaga solidaritas, serta senantiasa mengikuti arahan dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar akibat aktivitas Gunung Burni Telong.
Mahlizar Safdi
Ketua Posko Rakyat
No. Telp/WA: 0852 7745 6757








