Scroll untuk baca artikel
AcehACEH TENGAHBerita

Polemik Insan Pers dan Wakil Bupati Aceh Tengah Menuju Penyelesaian, Pemkab Fasilitasi Pertemuan Resmi

29
×

Polemik Insan Pers dan Wakil Bupati Aceh Tengah Menuju Penyelesaian, Pemkab Fasilitasi Pertemuan Resmi

Sebarkan artikel ini

Takengon, Satupena.co.id– Polemik yang sempat mengemuka antara insan pers dan Wakil Bupati Aceh Tengah kini mulai menunjukkan titik terang. Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Bagian Humas Sekretariat Daerah menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi pertemuan resmi antara wartawan dengan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah dalam waktu dekat.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, didampingi Kepala Bagian Humas Setdakab Aceh Tengah, Rahmat, dalam sebuah pertemuan tertutup bersama delegasi wartawan. Pertemuan berlangsung di salah satu kafe di seputaran Kota Takengon sebagai bagian dari upaya mencairkan suasana sekaligus membuka ruang dialog yang konstruktif.

Rahmat menjelaskan, pertemuan yang direncanakan ke depan tidak hanya menjadi forum klarifikasi atas polemik yang terjadi, namun juga diharapkan menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan kemitraan antara Pemerintah Daerah dan insan pers.

Baca juga Artikel ini :  Wujudkan Pilkada 2024, Polres Pidie Jaya Bersama Pemerintah Gelar Jalan Sehat

“Demi menjaga hubungan baik antara wartawan dan Pemerintah Daerah, kami akan berupaya menyusun waktu dan agenda yang tepat agar pertemuan ini dapat segera terlaksana. Selain penyampaian permohonan maaf kepada media, agenda juga akan diisi dengan silaturahmi serta coffee morning. Insya Allah, Pak Bupati juga akan hadir,” ujar Rahmat.

Sementara itu, delegasi wartawan Aceh Tengah yang diwakili oleh Yusra Efendi dan Riskan menyambut baik langkah fasilitasi yang dilakukan oleh Kominfo dan Humas Setdakab.

Baca juga Artikel ini :  Polres Malang Berbagi Makanan Untuk Anak-Anak Terdampak Banjir

Mereka berharap pertemuan tersebut benar-benar menjadi ruang dialog terbuka yang dilandasi sikap saling menghargai, serta mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi publik.

“Kami berharap pertemuan ini menjadi pertemuan pertama dan terakhir dalam rangka membahas kepastian jadwal pertemuan antara Wakil Bupati dan insan pers. Mengingat pers dan pemerintah adalah mitra, alangkah baiknya pertemuan ini dipercepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga harus melahirkan energi positif, di mana semua pihak saling menghargai. Namun jika kesepakatan ini diingkari, maka kami akan melangkah ke tahapan yang lebih serius dengan melakukan aksi,” tegas Yusra Efendi.

Baca juga Artikel ini :  Dukung Asta Cita Presiden RI, Polres Aceh Tengah Buka dan Manfaatkan 20 Hektare Lahan Produktif

Dengan adanya komitmen tersebut, diharapkan polemik yang sempat mencederai hubungan antara insan pers dan unsur pimpinan daerah di Aceh Tengah dapat diselesaikan secara bermartabat, transparan, dan berkeadilan. Selain itu, peristiwa ini diharapkan menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak dalam menjaga etika komunikasi publik serta memperkuat kemitraan antara pemerintah dan media ke depan.