Scroll untuk baca artikel
AcehACEH TENGAHBerita

Pimpred Warta Gayo Kecam Pernyataan Wakil Bupati Aceh Tengah yang Dinilai Merendahkan Media Lokal

10
×

Pimpred Warta Gayo Kecam Pernyataan Wakil Bupati Aceh Tengah yang Dinilai Merendahkan Media Lokal

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah, Satupena.co.id – Pimpinan Redaksi Media Warta Gayo, Dwi, secara tegas menyampaikan kekecewaan dan kecamannya terhadap pernyataan Wakil Bupati Aceh Tengah, Muhsin Hasan, yang dinilai merendahkan eksistensi serta kinerja media lokal di wilayah Aceh Tengah.

Menurut Dwi, pernyataan Wakil Bupati yang menyebut pemberitaan media lokal tidak optimal dengan alasan keterbatasan sinyal dan infrastruktur jaringan merupakan bentuk penyederhanaan masalah yang tidak berdasar serta mencederai profesionalisme wartawan lokal.

“Pernyataan tersebut sangat tidak tepat dan terkesan meremehkan. Media lokal selama ini justru menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi daerah, meskipun dengan segala keterbatasan. Jangan jadikan alasan teknis sebagai pembenaran untuk menilai rendah kerja jurnalistik kami,” tegas Dwi.

Baca juga Artikel ini :  Jaga Cipkon Malam Hari, Polisi Di Aceh Tengah Gelar Razia dan Patroli Simpatik

Ia menegaskan, media lokal telah lama berkontribusi aktif dalam mengawal pembangunan, mengangkat isu-isu masyarakat, serta mempublikasikan kegiatan pemerintah daerah. Bahkan, pada masa pencalonan Wakil Bupati Aceh Tengah, media lokal, termasuk Warta Gayo, berperan langsung dalam publikasi kegiatan politik dan pemerintahan secara resmi, termasuk melalui penugasan dan pelantikan yang digelar di Hotel Parkside Takengon.

Baca juga Artikel ini :  Pangdam IM Sambut Kedatangan Wamenkominfo RI

“Kami mencatat dengan jelas bagaimana peran media lokal sangat dibutuhkan saat masa kampanye dan pencitraan publik. Namun setelah menjabat, justru muncul pernyataan yang melemahkan media daerah sendiri. Ini sangat disayangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dwi menekankan bahwa sebagai pejabat publik sekaligus putra daerah Gayo, Wakil Bupati Aceh Tengah seharusnya menunjukkan sikap yang menghargai dan melindungi media lokal, bukan sebaliknya.

Baca juga Artikel ini :  Polres Aceh Tengah Gelar Panen Raya Jagung di Lahan Produktif Arul Gading, Capai 3.500 Kg

“Media lokal bukan musuh pemerintah. Kami mitra kritis. Kritik boleh disampaikan, tetapi dengan etika, data, dan sikap saling menghargai. Pernyataan yang merendahkan hanya akan memperlebar jarak antara pemerintah dan insan pers,” tambahnya.

Pimpred Warta Gayo berharap Wakil Bupati Aceh Tengah dapat memberikan klarifikasi sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam membangun hubungan yang sehat, profesional, dan saling menghormati dengan media lokal, demi kepentingan masyarakat Aceh Tengah secara keseluruhan.