Bener Meriah –Satupena.co.id: Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan terjadi pada 11 hingga 20 April 2026.
Imbauan ini disampaikan berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang menyebutkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut juga dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di sejumlah wilayah.
Pemerintah daerah mengingatkan masyarakat agar tetap siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang, terutama di daerah yang rawan.
Sejumlah langkah antisipasi juga dianjurkan kepada warga, antara lain meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, menghindari daerah rawan longsor, serta menjauhi bantaran sungai saat hujan deras. Selain itu, masyarakat diminta untuk membersihkan saluran drainase guna mencegah genangan air.
Warga juga diimbau untuk mengamankan dokumen penting dan barang berharga, serta memangkas pohon yang berpotensi tumbang guna meminimalisir risiko kerusakan.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah turut mengingatkan masyarakat agar selalu mengikuti informasi resmi dari instansi terkait dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Imbauan ini disampaikan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah sebagai bentuk upaya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.













