Redelong, Satupena.co.id- Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Tim Operasi Pasar LPG Migas Kabupaten Bener Meriah menggelar operasi pasar gas LPG 3 kilogram di sejumlah kecamatan, Senin (29/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat pemerintah daerah untuk menstabilkan harga dan memenuhi kebutuhan energi rumah tangga masyarakat pascabencana banjir dan longsor.
Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah menyalurkan LPG 3 kg menggunakan 12 unit mobil operasional yang langsung didistribusikan ke beberapa kecamatan, meskipun pelaksanaan penyaluran dilakukan pada sore hari. Total ribuan tabung LPG disiapkan untuk masyarakat agar kebutuhan dapur tetap terpenuhi.
Adapun rincian distribusi LPG 3 kg meliputi Kecamatan Pintu Rime Gayo sebanyak 500 tabung, Kecamatan Gajah Putih 500 tabung, Kecamatan Timang Gajah 1.000 tabung, Kecamatan Wih Pesam 1.000 tabung, Kecamatan Bukit 1.500 tabung, Kecamatan Bandar 1.000 tabung, serta Kecamatan Mesidah 500 tabung.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bener Meriah, Safriadi, S.Pd., M.Pd., yang diwakili Staf Pelaksana BPBD Hendra Yenko, menyampaikan bahwa seluruh LPG yang disalurkan pada hari ini akan langsung dibagikan kepada masyarakat.
“Penyaluran ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi rumah tangga masyarakat dapat terpenuhi. Setelah distribusi hari ini selesai, armada akan kembali ke SPBE untuk melakukan pengisian ulang sebagai persiapan distribusi lanjutan esok hari,” jelas Hendra Yenko.
Ia juga mengimbau kepada para agen dan masyarakat agar bersama-sama menjaga ketertiban selama proses distribusi berlangsung, sehingga penyaluran dapat berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Sementara itu, Hadi Putra, warga Desa Arul Ganding, Kecamatan Pintu Rime Gayo, mengaku sangat bersyukur dengan adanya operasi pasar LPG 3 kg tersebut. Menurutnya, pascabencana banjir dan longsor, harga kebutuhan pokok, khususnya gas LPG, sempat melonjak tajam.
“Sebelumnya harga gas LPG 3 kg bisa mencapai Rp70.000 hingga Rp120.000 per tabung. Dengan operasi pasar ini, harganya dipatok Rp24.000 per tabung dengan syarat membawa Kartu Keluarga dan satu KK hanya mendapat satu tabung. Ini sangat membantu dan adil bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah terus menggelar operasi pasar, tidak hanya untuk LPG, tetapi juga kebutuhan pokok lainnya. “Program seperti ini sangat membantu masyarakat dalam kondisi sulit seperti sekarang,” tambahnya.
Menutup keterangannya, BPBD Kabupaten Bener Meriah memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar pendistribusian LPG 3 kg berjalan lancar dan kondisi kebutuhan masyarakat dapat kembali normal.
Reporter: Juansyah












