AcehACEH TENGAHBeritaTNI Polri

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Payung Capai 5,03 Persen, Terkendala Akses Material

×

Pembangunan Jembatan Gantung Desa Payung Capai 5,03 Persen, Terkendala Akses Material

Sebarkan artikel ini

Distribusi bahan bangunan terhambat jarak tempuh hingga 100 kilometer dan putusnya jembatan penghubung

Aceh Tengah –Satupena.co.id:  Progres pembangunan jembatan gantung di Desa Payung, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, hingga Rabu (8/3/2026) telah mencapai 5,03 persen. Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antara Desa Jamat dan Desa Reje Payung.

Jembatan gantung dengan panjang 110 meter tersebut dibangun menggunakan material dari TNI AD, dengan dukungan personel gabungan dari Koramil 05/Linge sebanyak tiga orang yang dipimpin Lettu Inf Muklis, serta 25 personel dari Yon TP 854/DK di bawah komando Sersan Rexu Djohan Perdana.

Baca juga Artikel ini :  Personel Polresta Manado Giat Sambang Warga di Malam Hari, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Dalam laporan progres, pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi penggalian lubang abutment pada titik A1, A2, B1, dan B2, serta mobilisasi material berupa pasir sebanyak 20 truk dan batu sebanyak 10 truk. Kegiatan pada hari ini difokuskan pada lanjutan penggalian abutment dan penyiapan material utama konstruksi.

Meski berjalan sesuai rencana awal dengan target penyelesaian pada Juni 2026, proyek ini menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satu hambatan utama adalah jarak pengangkutan material yang cukup jauh, yakni sekitar 100 kilometer dari Takengon menuju lokasi pembangunan.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu Silaturrahmi dan Gelar Konferensi Pers Perdana dengan Awak Media

Selain itu, putusnya Jembatan Kala Ili akibat terbawa arus sungai turut memperlambat distribusi material. Akibatnya, bahan bangunan dari toko harus ditransitkan di titik tersebut sebelum dilangsir kembali sejauh kurang lebih 25 kilometer menuju lokasi proyek.

Baca juga Artikel ini :  Latihan Puncak TNI AD 2024 Ditutup

Kendati demikian, mobilisasi material yang telah masuk saat ini tercatat mencapai 20 truk pasir dan 10 truk batu mangga. Pihak pelaksana terus berupaya mengoptimalkan pekerjaan di tengah keterbatasan akses guna memastikan pembangunan jembatan dapat selesai tepat waktu.

Pembangunan jembatan gantung ini diharapkan dapat membuka akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat setempat serta mendukung aktivitas ekonomi di wilayah pedalaman Kecamatan Linge.

Hayo mau copy paste ya