Kota Langsa –Satupena.co.id: Pemerintah Kota (Pemko) Langsa kembali menghadirkan ruang publik bagi masyarakat melalui kegiatan Car Free Day (CFD) yang digelar di Lapangan Merdeka, Minggu (29/03/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting setelah sebelumnya sempat terhenti akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada 26 Oktober 2025 lalu. Kini, suasana pagi di pusat kota kembali hidup dengan kehadiran warga yang memadati kawasan tersebut.
Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias memanfaatkan CFD untuk beragam aktivitas positif, mulai dari olahraga ringan seperti jogging dan senam, berjalan santai bersama keluarga, hingga bersosialisasi dengan kerabat. Kawasan yang bebas dari kendaraan bermotor ini memberikan kenyamanan dan keamanan bagi warga dalam beraktivitas.
Kembalinya Car Free Day tidak hanya menjadi sarana rekreasi semata, tetapi juga merupakan bagian dari upaya Pemko Langsa dalam memulihkan kehidupan sosial masyarakat pascabencana. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat di tengah masyarakat.
Program ini juga merupakan bagian dari 22 program unggulan bertajuk “Langsa Juara” yang diusung dalam masa kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Langsa, Jeffry–Haikal. Salah satu fokus utama program tersebut adalah penyediaan ruang publik yang sehat, ramah, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan kembali digelarnya CFD secara rutin, diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan warga serta membangun kembali optimisme masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari pascabencana. Selain itu, kesadaran akan gaya hidup sehat diharapkan terus meningkat seiring berjalannya waktu.














