Aceh Tamiang –Satupena.co.id: Pasca banjir yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, aparat TNI melalui Babinsa Koramil 04/Bendahara turun langsung mengawasi kegiatan fogging (pengasapan) guna mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Rabu (11/2/2026).
Babinsa Koramil 04/Bendahara, Serda M. Moro, terlihat aktif mendampingi petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang saat melakukan pengasapan di Desa Pekan Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara. Kegiatan tersebut difokuskan pada area permukiman warga yang terdampak banjir dan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Serda M. Moro mengatakan, pengawasan dan pendampingan ini dilakukan untuk memastikan fogging berjalan efektif serta tepat sasaran.
“Pasca banjir, genangan air bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD. Karena itu, kami bersama petugas kesehatan melakukan fogging sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain pengasapan, Babinsa dan petugas kesehatan juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan. Masyarakat diminta menerapkan pola 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, serta mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air.
Langkah tersebut dinilai lebih efektif sebagai pencegahan jangka panjang dibandingkan hanya mengandalkan fogging.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI dalam membantu pemerintah daerah menangani dampak pasca banjir, khususnya di bidang kesehatan masyarakat. Diharapkan, dengan sinergi antara TNI, Dinas Kesehatan, dan masyarakat, potensi penyebaran DBD dapat ditekan sehingga warga dapat kembali beraktivitas secara normal dan aman.
( D.Yogi.S )












