ACEH TENGAH

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Pengabdian Masyarakat di SDN 9 Kebayakan dan Ponpes Al Fatah Ummul Quro Aceh Tengah

11
×

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Pengabdian Masyarakat di SDN 9 Kebayakan dan Ponpes Al Fatah Ummul Quro Aceh Tengah

Sebarkan artikel ini

Aceh Tengah —satupena.co.id

Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83/Widya Pratama Seva (WPS) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dan bakti sosial di SDN 9 Kecamatan Kebayakan serta Pesantren Al Fatah Ummul Quro, Kampung Pepalang, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB di SDN 9 Kebayakan yang merupakan salah satu fasilitas pendidikan terdampak bencana banjir. Kehadiran mahasiswa STIK bertujuan memberikan dukungan moril serta membantu pemulihan psikologis (trauma healing) bagi para siswa.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa STIK didampingi Perwira Pendamping (Paping) Kombes Agus Widodo, S.I.K., M.H., Kabag SDM Polres Aceh Tengah, Kapolsek, serta personel Polres Aceh Tengah dan Polsek setempat. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pihak sekolah dan para murid.

Baca juga Artikel ini :  Kapolres Aceh Tengah Sambut 20 Mahasiswa STIK Angkatan 83 untuk Pengabdian Masyarakat

Berbagai kegiatan interaktif digelar, mulai dari trauma healing, bernyanyi bersama, hingga didong Gayo. Suasana penuh keceriaan tampak saat para siswa mengikuti permainan dan sesi tanya jawab berhadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat belajar.

Selain kegiatan motivasi, mahasiswa STIK juga menyalurkan bantuan berupa tas sekolah, alat tulis, snack, dan roti kepada para siswa. Jumlah murid SDN 9 Kebayakan tercatat sebanyak 67 orang, ditambah 13 siswa dari SDN 5 Kecamatan Bintang yang sementara menumpang belajar akibat terdampak bencana, sehingga total penerima manfaat mencapai 80 siswa.

Baca juga Artikel ini :  Bhabinsa Koramil 05/Linge dan Bhabinkamtibmas Polsek Linge bersama Personil Yonif TP 856/SBS Bantu Warga Bersihkan Material Banjir.

Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di Pesantren Al Fatah Ummul Quro, Kampung Pepalang, Kecamatan Pegasing, dengan penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako, perlengkapan shalat, dan Al-Qur’an kepada para santri.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, baik secara fisik maupun psikologis.

“Pasca bencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan fisik, tetapi juga dukungan moril untuk bangkit. Kehadiran mahasiswa STIK di tengah masyarakat melalui kegiatan trauma healing diharapkan mampu memulihkan kondisi psikologis anak-anak serta menumbuhkan kembali semangat mereka,” ujarnya.

Baca juga Artikel ini :  Kepolisian Resor Aceh Tengah Lakukan Pengamanan Pasar Murah Jelang Ramadhan

Kapolres menegaskan Polres Aceh Tengah mendukung penuh setiap kegiatan kemanusiaan dan sosial yang dilaksanakan mahasiswa STIK Lemdiklat Polri sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam situasi pascabencana.

Kepala SDN 9 Kebayakan, Saina Ningsih, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Hal senada juga disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Al Fatah Ummul Quro, Ustaz Musa, yang mendoakan agar seluruh amal bakti para mahasiswa STIK mendapat balasan kebaikan.