Malang, Satupena.co.id,- Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, menyelenggarakan Konferensi Cabang Masa Bakti 2020–2025 dengan mengusung tema “Kurikulum Nasional Era Digital, Jembatan Menuju Indonesia Hebat 2025”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) bertempat di SMKI (Islam) Arjowilangun.
Konferensi ini diikuti oleh sekitar 80 orang perwakilan guru dari sekolah negeri dan swasta se-Kecamatan Kalipare. Kegiatan difokuskan pada pembahasan implementasi kurikulum nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan era digital.
Dalam konferensi tersebut, terdapat beberapa agenda utama yang dibahas. Pertama, implementasi kurikulum nasional di era digital, dengan menitikberatkan pada strategi integrasi teknologi dalam pembelajaran, penyusunan materi ajar yang relevan, serta penerapan metode pembelajaran aktif guna mendukung penguatan keterampilan abad ke-21.
Kedua, sinkronisasi kurikulum dengan tujuan pembangunan nasional menuju Indonesia Hebat 2025. Para peserta membahas peran strategis guru dalam mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, berkarakter, serta memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.
Ketiga, penguatan kolaborasi antar guru dan sekolah. Melalui forum ini, PGRI mendorong terbentuknya jejaring kerja sama antar pendidik dan satuan pendidikan di Kecamatan Kalipare, khususnya dalam berbagi pengalaman, praktik baik, dan sumber daya pembelajaran berbasis digital.
Ketua Cabang PGRI Kecamatan Kalipare, Purwanto, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk menyatukan visi dan langkah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
“Kami mengundang sekitar 80 perwakilan guru dari sekolah negeri dan swasta untuk bersama-sama merumuskan langkah konkret dalam mengoptimalkan penerapan kurikulum nasional di era digital. Melalui kolaborasi ini, kami berharap pendidikan di Kecamatan Kalipare dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan Indonesia Hebat 2025,” ujarnya.
Selain diskusi dan pemaparan materi, kegiatan konferensi juga diisi dengan demonstrasi penggunaan media pembelajaran digital yang aplikatif di kelas, serta penyusunan rencana aksi implementasi kurikulum berbasis digital untuk beberapa tahun ke depan.
Dengan terselenggaranya konferensi ini, PGRI Kecamatan Kalipare berharap dapat meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guru, sekaligus mendorong terwujudnya sistem pendidikan yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
( Bagio )










