Aceh Tamiang – Satupena.co.id:
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh menggelar Operasi Pasar Murah Tanggap Inflasi di Pasar Pagi Kota Kualasimpang, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh Tamiang, Drs. Syuibun Anwar, yang mewakili Bupati Aceh Tamiang. Turut hadir Asisten III Pemerintah Aceh, A. Murtala, yang mewakili Gubernur Aceh dalam pelaksanaan program tersebut.
Dalam sambutannya, Plt. Sekda Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Aceh atas dukungan dan kepedulian melalui program operasi pasar murah sebagai langkah konkret dalam mengendalikan inflasi serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih terdampak pasca bencana banjir yang sempat melanda wilayah Aceh Tamiang.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Aceh atas pelaksanaan operasi pasar murah ini. Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam membantu menekan harga kebutuhan pokok di pasaran, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Syuibun Anwar.
Sementara itu, Asisten III Pemerintah Aceh, A. Murtala, menjelaskan bahwa operasi pasar tanggap inflasi tersebut dilaksanakan secara serentak di lima daerah di Aceh, yakni Banda Aceh, Lhokseumawe, Aceh Tengah, Aceh Barat, dan Aceh Tamiang.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Aceh dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri yang biasanya dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat.
“Menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pokok yang berdampak pada kenaikan harga. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh hadir melalui operasi pasar ini untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan ekonomi kepada masyarakat.
Melalui operasi pasar tersebut, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam.
Adapun harga komoditas yang disediakan dalam operasi pasar ini antara lain beras premium Rp109.000 per 10 kilogram, minyak goreng Rp33.000 per 2 liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, serta telur ayam Rp43.000 per papan.
Operasi pasar tanggap inflasi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari. Setelah pelaksanaan di Pasar Pagi Kualasimpang pada Sabtu (14/3), kegiatan akan dilanjutkan pada Minggu (15/3) di Desa Tenggulun dan Senin (16/3) di Desa Seruway.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis paket kebutuhan pokok kepada masyarakat yang tampak antusias memanfaatkan program pasar murah tersebut. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga serta meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (D.Yogi.S)










