Aceh Tengah —satupena.co.id
Menjelang bulan suci Ramadhan, jajaran Polres Aceh Tengah bersama BKO Brimob Polda Aceh terus mengintensifkan kegiatan gotong royong guna mempercepat pemulihan fasilitas umum dan rumah warga yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, Senin (16/2/2026).
Kegiatan gotong royong dilaksanakan serentak di sejumlah kecamatan dengan melibatkan personel Polsek jajaran, BKO Brimob, aparatur kampung, serta masyarakat setempat.
Di wilayah Kecamatan Kebayakan, personel Polsek Kota Takengon bersama Kompi 3 Batalyon D Pelopor melaksanakan gotong royong di Masjid Al Ikhlas Kampung Pinangan.
Kegiatan dipimpin Kapolsek Kota Takengon AKP Akhir Harsa, S.Sos., M.H., didampingi Danki 3 Batalyon D Pelopor. Fokus kegiatan meliputi pembersihan area dalam dan luar masjid dari lumpur serta sisa material banjir.
Sementara itu di Kecamatan Pegasing, Kampung Tebuk, personel Polsek Pegasing bersama aparatur kampung dan masyarakat melanjutkan pembersihan fasilitas ibadah terdampak banjir dan longsor dengan sasaran Masjid Namirah. Kegiatan dipimpin Kapolsek Pegasing AKP Ikhsan Kamil.
Di Kecamatan Rusip Antara, personel Polsubsektor Rusip Antara bersama BKO Brimob Polda Aceh melakukan pembersihan material longsor di salah satu rumah warga Kampung Atu Singkih. Material tanah yang menimbun halaman rumah dibersihkan secara manual agar rumah kembali dapat difungsikan.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa gotong royong ini merupakan upaya percepatan pemulihan pascabencana, khususnya pada fasilitas umum dan rumah warga.
“Pemulihan ini terus kita kejar dan laksanakan secara berkelanjutan agar menjelang Ramadhan, tempat ibadah dan lingkungan warga sudah kembali bersih dan layak, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain pemulihan pascabencana, kegiatan ini juga sejalan dengan dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan lingkungan Aman, Sehat, Rapi, dan Indah (ASRI).












