Malang –Satupena.co.id: Kondisi jalan utama penghubung di Desa Ringin Kembar, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang, kian memprihatinkan. Infrastruktur yang seharusnya menjadi penopang aktivitas masyarakat itu kini berubah menjadi kubangan lumpur dan genangan air, terutama saat musim hujan.
Kerusakan jalan yang dipenuhi lubang dan genangan air setinggi beberapa sentimeter membuat akses tersebut sulit dilalui. Bahkan, bagi pengendara roda dua maupun roda empat, kondisi ini menjadi ancaman serius yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Jalan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan aktivitas warga, khususnya dalam mendukung roda perekonomian desa. Para petani dan pekerja harian menjadi kelompok yang paling terdampak, karena setiap hari mereka harus melintasi jalan rusak demi mencari nafkah.
Hingga laporan ini disampaikan pada 4 April 2026, kondisi jalan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera diperbaiki. Kerusakan yang telah berlangsung cukup lama itu justru semakin parah seiring intensitas hujan yang tinggi.
Warga mengaku kesulitan saat melintas, terutama ketika kendaraan terjebak di lumpur atau tergelincir akibat permukaan jalan yang licin. Tidak sedikit pengendara yang harus ekstra hati-hati agar terhindar dari kecelakaan.
Situasi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait perhatian dan respons pihak berwenang terhadap kondisi infrastruktur yang dinilai sangat vital tersebut. Warga berharap adanya langkah cepat dan nyata dari pemerintah untuk segera melakukan perbaikan.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, tidak hanya menghambat aktivitas harian masyarakat, tetapi juga berpotensi memperparah kerugian ekonomi warga serta meningkatkan risiko keselamatan di lapangan.
Tim Investigasi melaporkan, kondisi jalan yang rusak ini telah menjadi keluhan berkepanjangan warga Desa Ringin Kembar, yang hingga kini masih menunggu kepastian penanganan dari pihak terkait.














