LAceh Tamiang – Satupena.co.id: Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Fahmi, M.H., menghadiri Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Kabupaten Aceh Tamiang yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama serta penyerahan bingkisan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di FN Coffee, Desa Kampung Dalam, Jumat (27/2/2026).
Dalam sambutannya, Armia Fahmi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPD Partai Demokrat Aceh beserta jajaran. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, partai politik, dan seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pemulihan Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana yang melanda selama tiga bulan terakhir.
Menurutnya, pemerintah pusat telah menetapkan skema bantuan bagi warga terdampak, yakni Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, serta pembangunan rumah baru bagi kategori rusak berat. Penyaluran bantuan tersebut telah dilakukan di sejumlah kecamatan, di antaranya Banda Mulia, Manyak Payed, dan Kota Kualasimpang. Sementara untuk Kecamatan Karang Baru, bantuan akan masuk pada gelombang kedua sesuai hasil verifikasi dan validasi terbaru.
Armia memastikan proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tanpa potongan. Dana bantuan ditransfer langsung ke rekening pribadi penerima melalui (BSI), berdasarkan data yang telah terverifikasi.
“Skema pencairan dilakukan 80 persen pada tahap awal, kemudian 20 persen sisanya setelah proses pembangunan atau perbaikan dinyatakan selesai. Mekanisme teknisnya akan disosialisasikan oleh tim BNPB dan BPBD,” ujar Armia.
Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga menyalurkan bantuan stimulan dari Kementerian Sosial bagi warga terdampak. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengawal seluruh tahapan agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak segera menerima haknya. Proses ini harus berjalan akuntabel dan transparan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Tamiang, Nora Idah Nita, berharap bantuan dapat segera terealisasi secara merata di seluruh kecamatan. Ia juga menyatakan komitmen partainya untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam masa pemulihan pascabencana.
Kegiatan Rakercab ditutup dengan penyerahan bingkisan kepada masyarakat dan buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan. Momentum tersebut menjadi ruang konsolidasi politik sekaligus penguatan solidaritas sosial di tengah proses pemulihan daerah. ( D. Yogi. S ).








