AcehACEH TENGAHBerita

GMNI Aceh Tengah Serukan Aksi Bersama Berantas Judi dan Pungli di Arena Pacuan Kuda HM Hasan Gayo

×

GMNI Aceh Tengah Serukan Aksi Bersama Berantas Judi dan Pungli di Arena Pacuan Kuda HM Hasan Gayo

Sebarkan artikel ini

Takengon, Satupena.co.id. – Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas praktik perjudian dan pungutan liar (pungli) yang disinyalir marak terjadi di arena pacuan kuda HM Hasan Gayo, Takengon.

Seruan ini disampaikan langsung oleh aktivis GMNI Aceh Tengah, Myka Alfaresy, sebagai respons atas keresahan publik terhadap kegiatan ilegal yang dinilai mencoreng citra event budaya lokal tersebut.

“Kami GMNI Aceh Tengah dengan tegas meminta seluruh masyarakat, khususnya warga Takengon, untuk tidak tinggal diam. Jika menemukan adanya praktik perjudian atau pungli dalam bentuk apapun di arena pacuan kuda, segera ambil tindakan. Dokumentasikan dengan foto atau video, lalu laporkan langsung kepada pihak berwajib,” ujar Myka Alfaresy.

Baca juga Artikel ini :  Mahasiswa Jabal Ghafur Siap Kawal Program Bupati Terpilih

Ia juga menekankan pentingnya keberanian masyarakat dalam melaporkan praktik ilegal itu. Menurutnya, partisipasi aktif warga akan sangat membantu aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban.

Baca juga Artikel ini :  Polres Bener Meriah Tangkap Pelaku Penyalahgunaan Narkoba, Amankan 4,1 Gram Sabu

“Masyarakat tidak perlu takut. Identitas pelapor akan dilindungi. Kami siap mendukung dan mengawal setiap laporan yang masuk. Kami ingin memastikan arena pacuan kuda kembali bersih dan menjadi kebanggaan kita semua,” tegas Myka.

Baca juga Artikel ini :  Polres Pidie Jaya Serahkan Tersangka Kasus Pencurian ke Kejaksaan Negeri

Lebih lanjut, GMNI Aceh Tengah berharap pemerintah daerah bersama aparat keamanan dapat memperketat pengawasan serta menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. GMNI akan terus mengawal isu ini dan memastikan aspirasi masyarakat didengar. Mari kita wujudkan pacuan kuda HM Hasan Gayo sebagai arena yang bersih, jujur, dan bermartabat,” pungkasnya.

( Rel )

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *