Aceh Tengah, Satupena.co.id – Pemuda Karang Taruna Kampung Telege Sari menunjukkan dedikasi luar biasa dalam membantu sesama. Di tengah kondisi Desa yang terisolasi pasca bencana, para relawan muda ini bergerak sigap menyalurkan bantuan beras untuk masyarakat Kampung Telege Sari, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah. Rabu, (31/12/25).
Aksi kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi penggalangan dana melalui platform Kitabisa.com dan Salam Setara yang diinisiasi untuk meringankan beban warga. Namun, semangat para pemuda ini sempat diuji oleh medan yang berat dan kendala teknis.
Dalam perjalanan menuju lokasi, truk yang mengangkut muatan beras sempat mengalami kerusakan di tengah jalan. Meski dihadang kesulitan akses, para relawan Karang Taruna bersama Reje (Kepala Desa) Telege Sari, Bapak Son Haji Yulianto, tetap teguh pada misi mereka. Mereka bahu-membahu mencari solusi agar bantuan logistik tersebut tidak tertahan.
“Kami tidak boleh menyerah. Warga sedang menunggu di desa, jadi apa pun rintangannya, beras ini harus sampai tepat waktu,” ungkap Alex Ferdiansyah salah satu koordinator relawan Karang Taruna di lapangan.
Setibanya di kampung, distribusi bantuan langsung dilakukan dengan pengawasan ketat agar tepat sasaran. Reje Telege Sari, Bapak Son Haji Yulianto, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas militansi dan kerja keras para pemudanya. Beliau menegaskan bahwa peran aktif Karang Taruna adalah kunci utama dalam percepatan pemulihan kondisi desa dan penguatan solidaritas warga.
“Perjuangan kita belum selesai. Saya sangat bangga dan mengapresiasi pergerakan anak-anak muda kita yang tidak kenal lelah. Mereka membuktikan bahwa pemuda adalah garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar bantuan-bantuan lainnya bisa segera menyusul masuk ke desa kita,” ujar Bapak Son Haji Yulianto
Aksi nyata Karang Taruna yang turun langsung ke lapangan ini menuai pujian dari warga setempat. Kehadiran para pemuda sebagai penggerak bantuan menjadi simbol harapan dan kekuatan bagi masyarakat Telege Sari untuk bangkit dari masa sulit. (Suprianto)










