Scroll untuk baca artikel
ACEH TENGAH

Camat Jagong Jeget Klarifikasi Isu Antrean Gas, Masyarakat Diimbau Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

62
×

Camat Jagong Jeget Klarifikasi Isu Antrean Gas, Masyarakat Diimbau Tidak Mudah Terprovokasi Hoaks

Sebarkan artikel ini

 

Aceh Tengah, Satupena.co.id – Pemerintah Kecamatan Jagong Jeget secara resmi mengklarifikasi kerumunan warga yang mendatangi Kantor Camat pagi tadi. Kehadiran warga tersebut dipicu oleh tersebarnya informasi palsu (hoaks) mengenai adanya agenda pembagian atau antrean gas LPG di lokasi tersebut. Sabtu (03/01/25).

Menyikapi hal ini, Camat Jagong Jeget bersama jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) segera turun tangan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat. Camat menegaskan bahwa kabar yang beredar luas di media sosial maupun pesan berantai tersebut sepenuhnya tidak benar.

Baca juga Artikel ini :  Unit Tipidkor Satreskrim Polres Aceh Tengah Geledah Kantor Dinas Perdagangan

Camat Jagong Jeget, Fadli Alaksya, menjelaskan bahwa sesuai prosedur, setiap penyaluran bantuan sosial maupun subsidi pemerintah akan didistribusikan melalui Reje Kampung (Kepala Desa) di wilayah masing-masing, bukan dipusatkan di kantor kecamatan tanpa pemberitahuan resmi sebelumnya.

Baca juga Artikel ini :  Respon Cepat Aduan Masyarakat, Lagi Pelaku Judi Di Lapangan Pacuan Kuda Blang Bebangka Di Tangkap Polisi

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dan tidak mudah terprovokasi oleh isu yang sumbernya tidak jelas. Mari kita jaga kondusivitas wilayah kita bersama,” ujar Fadli.

Ia menambahkan bahwa pemerintah kecamatan terus berkomitmen memperjuangkan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Baca juga Artikel ini :  Sambut HUT RI ke-80, Polres Aceh Tengah Gelar Bakti Sosial Bagikan 20 Paket Sembako dan Tali Asih

“Kami selalu mengupayakan yang terbaik, namun kami mohon warga tetap tenang dan selalu melakukan kroscek kepada perangkat kampung agar tidak menjadi korban berita bohong,” pungkasnya.

Saat ini, situasi di Kantor Kecamatan telah kembali kondusif dan terkendali. (Suprianto)