BeritaPemerintahSUMATERA UTARA

Bupati Taput Dorong Penetapan Kawasan Wisata Muara, Siapkan Paket Tiga Hari Dua Malam untuk Genjot Ekonomi Lokal

×

Bupati Taput Dorong Penetapan Kawasan Wisata Muara, Siapkan Paket Tiga Hari Dua Malam untuk Genjot Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Utara –Satupena.co.id:  Bupati Tapanuli Utara, , menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penetapan kawasan wisata Muara sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Penegasan itu disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Muara yang digelar di , Jumat (27/2/2026).

Dalam forum perencanaan tahunan tersebut, Bupati secara khusus meminta agar Kawasan Wisata Sibandang segera ditetapkan dan dirancang secara terintegrasi. Ia menilai, potensi wisata Kecamatan Muara yang berada di tepian belum dimaksimalkan melalui perencanaan yang komprehensif dan berbasis kebutuhan pasar.

“Kita memiliki potensi besar. Harus ada perencanaan yang jelas, mulai dari spot wisata, fasilitas yang tersedia, hingga paket kunjungan seperti tiga hari dua malam di Muara, lengkap dengan agenda kegiatan, lokasi yang dikunjungi, kuliner yang disajikan, serta pilihan penginapan,” ujar Jonius.

Baca juga Artikel ini :  Safari Ramadhan, Kapolres Aceh Tengah : Saat Ke Masjid Pastikan Kompor Mati Dan Ingatkan Anak Tidak Balap Liar

Ia menekankan pentingnya penyusunan peta destinasi yang informatif, termasuk penentuan titik objek wisata, jarak tempuh antarlokasi, serta estimasi waktu perjalanan. Menurutnya, pendekatan tersebut akan memberikan kepastian dan kenyamanan bagi wisatawan, sekaligus meningkatkan daya saing Muara sebagai destinasi unggulan.

Baca juga Artikel ini :  Tim Safari Ramadhan Kabupaten Aceh Tengah Kunjungi Masjid Baitul Hamdi PantanNangka

Selain itu, Bupati juga menyoroti peran strategis sebagai pintu masuk wisatawan ke kawasan Tapanuli Raya dan Danau Toba. Keberadaan bandara tersebut, kata dia, harus dioptimalkan untuk mendukung arus kunjungan ke Muara dan sekitarnya.

Pengembangan pariwisata, lanjutnya, tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia. Pemerintah daerah mendorong pembentukan desa sadar wisata, pelatihan hospitality, peningkatan kualitas layanan, serta penyusunan kalender event tahunan, seperti pesta mangga dan agenda budaya lainnya.

Jonius menilai karakter budaya Batak yang kental serta panorama Danau Toba merupakan daya tarik utama yang harus dikelola secara berkelanjutan. Terlebih, kawasan tersebut masuk dalam pengembangan , yang diharapkan memberi efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Baca juga Artikel ini :  Rapat Bulanan IWOI Jombang, Sholikhin Hibahkan Buku – Bedah Buku Batal Diduga karena Intervensi

Di akhir arahannya, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kecamatan, pelaku usaha, hingga masyarakat, untuk berkolaborasi dalam merancang pembangunan Muara secara jangka panjang.

“Pembangunan ini harus kita rancang bersama, dengan visi jangka panjang, demi kesejahteraan masyarakat Tapanuli Utara,” ujarnya. ( M. Siboro. C. IJ ).

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan Raih Penghargaan UHC Award 2026 JAKARTA. Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran Nababan SH MH menerima penghargaan UHC (Universal Health Coverage) Award 2026 Kategori Pratama sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Humbang Hasundutan dalam memperluas cakupan kepesertaan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional). Penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan itu diserahkan Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI Muhaimin Iskandar dalam acara Deklarasi dan Pencanangan UHC serta Penghargaan Pemerintah Daerah Tahun 2026 di JIExpo Kemayoran Jakarta, Selasa 27 Januari 2026. Ikut hadir dari Kabupaten Humbang Hasundutan antara lain Sekda Chiristison Rudianto Marbun, Kadis Kesehatan P2KB Alexander Gultom, Kadis PMPTSP Sabar Lampos Purba termasuk Kepala BPJS Ester Maria Susan Sitompul. Dalam acara itu, ada 317 kabupaten/kota yang mengikuti UHC Award termasuk didalamnya Kabupaten Humbang Hasundutan dan 31 provinsi. Muhaimin Iskandar mengucapkan terima kasih untuk Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah kabupaten/kota atas capaian UHC 2026. Penghargaaan yang diterima sebagai bukti dan tanggung jawab atas akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Muhaimin Iskandar juga berharap agar Pemerintah Daerah semakin meningkatkan cakupan kepesertaan dan keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan. Sehingga apa yang menjadi amanat UUD 1945 dan RPJMN 2025-2029 bisa dipenuhi. Berdasarkan data, cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Humbang Hasundutan mencapai 209.088 (98,77%) dengan tingkat keaktifan peserta JKN 173.198 (81.82%). Target RPJMN 2025-2029 untuk UHC 98,6% dan tingkat keaktifan 80%. Dr Oloan Paniaran Nababan menyampaikan bahwa penghargaan dan capaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak. Merupakan wujud nyata semangat gotong royong dalam membangun masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.
Berita

JAKARTA//Satupena co.id. Bupati Humbang Hasundutan Dr Oloan Paniaran…

Hayo mau copy paste ya