Humbang Hasundutan, Satupena.co.id-
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Humbang Hasundutan Triathlon 2026 sebagai langkah awal mempersiapkan ajang olahraga berbasis sport tourism, Senin (12/1/2026).
Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat, Marusaha Nababan, hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. FGD ini menjadi forum strategis untuk menghimpun gagasan dan masukan lintas sektor dalam rangka menyukseskan Humbahas Triathlon 2026.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Marusaha Nababan, disampaikan bahwa Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki kekayaan alam dan lanskap kawasan Danau Toba yang sangat potensial untuk pengembangan event olahraga berskala nasional hingga internasional. Oleh karena itu, Triathlon Humbahas diharapkan mampu menjadi ikon baru sport tourism yang dapat meningkatkan citra daerah, menggerakkan sektor pariwisata, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.
FGD ini diharapkan menghasilkan rekomendasi konstruktif terkait konsep penyelenggaraan, kesiapan infrastruktur, aspek keamanan dan keselamatan, strategi promosi, serta pola kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan. Pemerintah daerah menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama agar event ini dapat terlaksana secara optimal dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan juga menyampaikan apresiasi kepada PT Ompu Sumihar Toruan Teknologi (OST) beserta seluruh stakeholder yang telah berinisiatif dan berkontribusi dalam perencanaan Humbahas Triathlon 2026.
Dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan ini juga disampaikan unsur TNI dan Polri. Dandim 0210/TU yang diwakili Danramil Doloksanggul Kapten Sahat Simanullang menyatakan komitmen mendukung pelaksanaan Triathlon Challenge Humbahas 2026. Hal senada disampaikan Kapolres Humbang Hasundutan yang diwakili Kasat Intelkam IPTU Jaspis Simanjuntak, S.H., yang menegaskan kesiapan pihak kepolisian dalam mendukung aspek keamanan kegiatan.
Sementara itu, dalam laporannya Kadis Parpora Humbang Hasundutan, Dina Simamora, menjelaskan bahwa FGD ini bertujuan untuk menghimpun masukan dan pendapat sebagai bahan perumusan teknis pelaksanaan Triathlon Challenge Humbahas 2026. Adapun narasumber yang dihadirkan berasal dari OST, yakni Dedy Natawijaya.
Tim OST yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Lasmaria Sidabutar, Budi Azwar, Rudiaman Sidabutar, Jhonsar Lumbantoruan, dan Tohap Sihombing.
FGD dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta hadir langsung dari berbagai OPD seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas PKP, Dinas PUTR, Dinas Kopenaker, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo, Dinas PMDP2A, serta para Camat Baktiraja, Paranginan, Pollung, dan Lintongnihuta. Sementara secara daring turut diikuti Disbudparekraf Provinsi Sumatera Utara, diwakili Dedi Siregar, serta stakeholder terkait lainnya.
Usai pelaksanaan FGD, para peserta melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pelaksanaan kegiatan, dengan titik Start di Air Terjun Janji, Kecamatan Baktiraja, dan Finish di Geosite Dataran Tinggi Sipincur, Kecamatan Paranginan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan optimistis Humbahas Triathlon 2026 dapat menjadi event unggulan yang tidak hanya memajukan olahraga, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(M Siboro C. ILJ)










