Tapaktuan –Satupena.co.id: Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan bersama Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Pemuda ICMI Aceh Selatan menghadirkan ruang dialog publik melalui program Podcast Kito Sahabat Zakat sebagai sarana penyampaian informasi yang terbuka dan transparan mengenai pengelolaan dana umat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Studio Podcast Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan, Jumat (6/3/2026).
Pada episode kali ini, podcast mengangkat tema “Transparansi Zakat, Pondasi Aceh Selatan Maju.” Diskusi menghadirkan narasumber Sri Kurniati SE yang menjabat sebagai Kasubbag Umum Sekretariat Baitul Mal Aceh Selatan.
Acara dipandu oleh Hasbaini S.Pd., M.Pd., dosen Politeknik Aceh Selatan yang juga menjabat Sekretaris Umum MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan. Produksi podcast didukung oleh Zakirto sebagai kameramen sekaligus editor.
Dalam perbincangan yang berlangsung hangat dan reflektif tersebut, para narasumber menyoroti pentingnya keterbukaan informasi publik, pelaporan keuangan yang akuntabel, serta berbagai langkah yang dilakukan Baitul Mal dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat.
Transparansi pengelolaan zakat dinilai menjadi faktor utama agar dana umat dapat dikelola secara amanah dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan, Gusmawi Mustafa SE, menegaskan bahwa transparansi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral lembaga kepada masyarakat.
“Zakat adalah amanah umat. Karena itu, setiap rupiah yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka. Melalui Podcast Sahabat Zakat ini, kami ingin memastikan masyarakat mengetahui bagaimana dana zakat dihimpun, dikelola, dan disalurkan secara transparan untuk kemaslahatan bersama,” ujar Gusmawi.
Sementara itu, Ketua Umum MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan, Ir T. Irwansyah ST, menilai podcast tersebut menjadi ruang edukasi publik yang penting untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait tata kelola zakat yang modern dan akuntabel.
Menurutnya, transparansi merupakan jembatan yang menghubungkan kepercayaan masyarakat dengan lembaga pengelola zakat.
“Ketika kepercayaan tumbuh, partisipasi umat dalam menunaikan zakat juga akan meningkat. Pada akhirnya, zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga kekuatan sosial ekonomi yang mampu mendorong kemajuan Aceh Selatan,” kata Irwansyah.
Melalui program Podcast Kito Sahabat Zakat, Baitul Mal Aceh Selatan bersama MPD Pemuda ICMI Aceh Selatan berharap masyarakat semakin memahami pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana umat.
Dengan keterbukaan dan akuntabilitas yang terus dijaga, zakat diharapkan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kesejahteraan serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Aceh Selatan. (*)









